Ketua Kwarda Sumut Buka KPD di Gunungsitoli, Untuk Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelatih Pramuka
Tugas pokok Gerakan Pramuka adalah, lanjut Kak Nurdin, menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa, agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab dan mampu membina serta mengisi kemerdekaan nasional, serta membangun dunia yang lebih baik.
Kak Nurdin menegaskan agar peserta mengikuti kursus ini dengan baik dan gali ilmu sedalam-dalamnya dari para pelatih. Karena sebagai pelatih harus memiliki wawasan yang luas dengan tantangan yang cukup berat.
Sebelumnya Waka Binawasa Kak Zainal Abidin mengatakan, pelatih adalah kebutuhan organisasi yang idealnya setiap Kwartir Ranting memimiliki 6 orang pelatih Pramuka. Sebaran pelatih harus merata dan seimbang.
"Seorang pelatih itu pelatih mempunyai tugas berat karena dituntut untuk menjadi tauladan kunci, mampu memanajemen, mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, memiliki wawasan yang luas, memiliki atitute, serta mampu sebagai contoh," ujar Kak Zainal.
Ketua Panitia kegiatan Musa Pasaribu melaporkan, kegiatan ini diikuti 26 orang. Sampai pada saat pembukaan ini , peserta KPD yang telah melakukan pendaftaran ulang berjumlah 26 Peserta dari 40 Peserta yang direkomendasikan oleh Kwarcab yang ada di Wilayah Nias, terdiri dari Kwarcab Nias Selatan sebanyak 16 Peserta, Kwarcab Nias Barat 1 Peserta, Kwarcab Nias Utara 7 Peserta dan Kota Kwarcab Gunungsitoli 2 Peserta.
Kolaborasi Kearifan Lokal pada Penerapan Metode DORA dalam Pendidikan Kepramukaan
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Kak Dikky, Usung Visi Kolaborasi dan Kaderisasi Pemimpin Muda
Topan OP Ginting Jabat Ketua Kwardasu 2025-2030, Prioritas Kembalikan Bumper Sibolangi
Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Gelar Rakor, 30 Persen Kwarcab Dukung Topan Obaja Ginting