Pemko Sidimpuan Dampingi Yayasan Buddha Tzu Chi dan BNPB Cek Kesiapan Huntap di Palopat Pijorkoling

Amir Hamzah Harahap - Rabu, 10 Juni 2026 22:35 WIB
Pemko Sidimpuan Dampingi Yayasan Buddha Tzu Chi dan BNPB Cek Kesiapan Huntap di Palopat Pijorkoling
analisamedan.com -Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan mendampingi Yayasan Buddha Tzu Chi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi Hunian Tetap (Huntap) di Palopat Pijor Koling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (10/6/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi kawasan Huntap yang akan dibangun dan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana serta meninjau berbagai kebutuhan yang masih diperlukan guna mendukung kenyamanan dan keberlanjutan kehidupan warga penghuni Huntap tersebut.

Dari Yayasan Buddha Tzu Chi hadir Head of External Relation Tzu Chi Indonesia, Andry, didampingi Koordinator Wilayah Sumatera Utara Tzu Chi Kota Medan, Timmy Jawira.

Sementara dari BNPB hadir Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Nelwan Harahap, bersama Hakeda yang merupakan tim ahli BNPB.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan turut mendampingi kegiatan tersebut, dipimpin Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rahmat Marzuki, Asisten II Rahuddin Harahap, Kepala Pelaksana BPBD Dedi Iriansyah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rahman Nasution, Kasatpol PP Zulkifli Lubis, serta Camat Padangsidimpuan Tenggara Eka Yanti Batubara.

Dalam peninjauan itu, rombongan melihat secara langsung kondisi infrastruktur Huntap, lingkungan permukiman, serta fasilitas pendukung yang telah tersedia.

Selain itu, dilakukan dialog dengan pihak terkait mengenai berbagai aspek pengelolaan dan pengembangan kawasan hunian tetap tersebut.

Andry, Head of External Relation Tzu Chi Indonesia, mengatakan, kunjungan ke Huntap Palopat Pijor Koling dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi hunian yang telah dibangun serta memastikan kebutuhan masyarakat pasca bencana dapat terpenuhi dengan baik.

" Kami hadir untuk melihat secara langsung perkembangan kawasan Huntap ini dan mendengarkan berbagai masukan dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Tzu Chi percaya bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya sebatas menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, nyaman dan bermartabat, " ujarnya.

Ia menambahkan, Yayasan Buddha Tzu Chi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak bencana.

Menurut Andry, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Yayasan Buddha Tzu Chi dalam merancang program-program pendampingan maupun bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan di masa mendatang.

" Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara BNPB, Pemko Padangsidimpuan dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Huntap ini. Semangat gotong royong dan kepedulian menjadi kunci keberhasilan dalam membantu masyarakat bangkit dan menata kembali kehidupannya, " katanya.

Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Nelwan Harahap, mengatakan, peninjauan ke Huntap Palopat Pijor Koling merupakan bagian dari upaya BNPB untuk memastikan program relokasi dan pembangunan Huntap bagi masyarakat terdampak bencana berjalan sesuai tujuan.

" Kami ingin memastikan, Huntap yang akan dibangun benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana. Tidak hanya bangunannya, tetapi juga lingkungan dan fasilitas pendukungnya harus mampu menunjang kehidupan warga dalam jangka panjang, " ujar Nelwan.

Menurutnya, keberhasilan penanganan pasca bencana tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sosial dan ekonomi secara normal.

" BNPB terus mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan seperti Yayasan Buddha Tzu Chi agar proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat, tepat dan berkelanjutan, " katanya.

Nelwan juga mengapresiasi komitmen Pemko Padangsidimpuan dalam mendukung program relokasi warga terdampak bencana melalui penyediaan kawasan hunian tetap yang layak huni.

" Kami melihat adanya komitmen yang baik dari pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan masyarakat. Ke depan, kawasan Huntap ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi lingkungan yang produktif dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, " pungkasnya.

Sementara Wali Kota Padangsidimpuan melalui Sekda Rahmat Marzuki menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Yayasan Buddha Tzu Chi dan BNPB terhadap upaya penanganan serta pemulihan pasca bencana di Kota Padangsidimpuan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam memastikan masyarakat terdampak bencana dapat memperoleh hunian yang layak dan lingkungan yang aman untuk ditempati.

" Pemko tidak ingin pembangunan Huntap hanya selesai secara fisik. Yang lebih penting adalah memastikan kawasan ini benar-benar layak dihuni, memiliki fasilitas pendukung yang memadai dan mampu menjadi tempat masyarakat membangun kembali kehidupannya,b" tegas Rahmat Marzuki.

Ia mengatakan seluruh perangkat daerah terkait telah diminta untuk terus berkoordinasi dan menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang masih ditemukan di lapangan.

" Tidak boleh ada pembiaran terhadap persoalan yang dapat menghambat kenyamanan masyarakat penghuni Huntap. Jika masih ada kekurangan, akan kita inventarisasi dan carikan solusi bersama. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama, " katanya.

Rahmat juga menegaskan Pemko Padangsidimpuan selalu terbuka terhadap masukan dari BNPB maupun Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kawasan Huntap.

" Kehadiran BNPB dan Yayasan Buddha Tzu Chi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi. Kami ingin memastikan bahwa setiap program pemulihan pascabencana benar-benar berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemko siap bekerja dan tidak akan tinggal diam terhadap setiap persoalan yang menyangkut kepentingan warga, " pungkasnya.

Kegiatan peninjauan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan peninjauan sejumlah titik di kawasan Huntap Palopat Pijor Koling sebagai bagian dari upaya evaluasi dan penguatan sinergi antara seluruh pihak yang terlibat dalam program pemulihan pasca bencana.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru