Politeknik WBI-Politeknik Medan dan SMK Putra Jaya Stabat Perkenalkan Kendaraan Pengangkut Sawit Nirawak

Gustan Pasaribu - Rabu, 31 Desember 2025 07:22 WIB
Politeknik WBI-Politeknik Medan dan SMK Putra Jaya Stabat Perkenalkan Kendaraan Pengangkut Sawit Nirawak
dok.analisamedan.com
Tim Peneliti Berdikari PWBI dan Polteknik Medan bersama siswa SMK Putrajaya Stabat, Langkat Ketika mengerjakan proses pembuatan kendaraan pengangkut sawit tanpa awak beberapa waktu lalu.

Sementara itu, perwakilan mitra perusahaan perekebunan Politeknik WBI, Patar Silitonga, mengungkapkan beberapa fakta di lapangan, bahwa biaya pengangkutan sawit dari tempat panen ke pinggir jalan (langsir) dapat menghabiskan biaya Rp. 250 hingga Rp. 600 per kg. "Besaran biaya tersebut disebabkan umumnya lahan perkebunan yang ada tidak selalu rata," katanya.

Disebutkannya gagasan membuat kendaraan pengangkut sawit tanpa awak ini, selanjutnya di tindaklanjuti dengan kunjungan dan diskusi antara Konsorsium Tim Peneliti Berdikari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (PWBI) dan Politeknik Negeri Medan (Polmed) dengan Pengelola SMK Putra Jaya, Stabat yang digelar pada bulan Maret 2025 lalu.

Dari pertemuan tersebut, kata Patar berhasil menyepakati beberapa poin penting komitmen Bersama untuk pembangunan unit purwarupa alat pengangkut sawit tanpa awak yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan semakin langkanya pekerja pengangkut sawit di perkebunan.

Dalam keterangannya Patar Silitonga sebagai perwakilan perusahaan perkebunan berharap, kalau hasil pengujian berjalan baik, alat ini akan sangat diminati pengusaha perkebunan sawit. Lebih lanjut Aldon Sinaga menjelaskan purwarupa ini merupakan bagian dari program penelitian Katalisator Kemitraan BERDIKARI yang dihibahkan Kementrian Peididikan Tinggi Sains dan Teknologi pada PWBI bersama Polmed untuk menghasilkan purwarupa dan menguji penggunaan Unmanned Ground Vechicle (UGV) Pengangkut Sawit.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru