Yusuf Siregar : Aksi Melindungi Anak Harus Bersama dan Kompak
analisamedan.com - Dalam teori, apapun yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan, akan sulit diwujudkan bahkan tidak bisa terwujud bila dilakukan secara sendiri-sendiri. Termasuk aksi melindungi anak harus bersama dan juga kompak.
Demikian dikatakan tokoh masyarakat Kabupaten Deliserdang H Muhammad Ali Yusuf Siregar ketika dikonfirmasi terkait refleksi Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tahun 2024 kepada analisamedan,com, Selasa (23/7).
Menurutnya, aksi melindungi anak seperti tema HAN 23 Juli 2024 yang diusung "Anak Terlindungi, Indonesia Maju' mengisyaratkan bahwa masa depan negeri ini ke depan sangat ditentukan kondisi anak-anak masa sekarang. Tatkala mereka tumbuh dalam perlindungan yang baik, maka karakter mereka terbentuk secara positif.
Namun untuk melindungi anak-anak harus bersama dan kompak. Terjalin sinergitas yang baik antarelemen sesuai kapasitas masing-masing dengan hilir anak merasakan aman dan nyaman dalam beraktivitas.
Yusuf Siregar mencontohkan sapu lidi yang tidak akan berfungsi untuk membersihkan sebuah area seperti, halaman rumah, dari kotoran yang berserakan bila dilakukan menggunakan satu batang lidi. Tapi ketika berapa batang lidi disatukan bersama dalam ikatan, maka sampah yang berserakan pun akan mudah dibersihkan.
Mantan Wakil Bupati dan Bupati Deliserdang periode 2019-2024 ini juga menegaskan, bersama bergerak dalam melindungi anak juga kurang efektif bila tidak kompak. Sama seperti beberapa batang lidi bila bersama-sama digunakan tapi sendiri-sendiri, tidak akan bisa membersihkan kotoran di halaman rumah.
"Namun bila bersama dalam kekompakkan satu ikatan, hasilnya pasti memuaskan," paparnya.
Junaidi Malik Kembali ‘Nakhodai’ LPA Deliserdang 2025-2030
Peringati Hari Anak Nasional, KAI Divre I Sumut Gelar Acara “KAI Sahabat Anak” di Stasiun Lalang
BBGTK Sumut Ikut Semarakkan Hari Anak Nasional 2025 Gelar Pagi Ceria
Datuk Sri Utama Paramudya Diraja, Sosok Beradat yang Beradab
Yusuf Siregar Ziarahi Makam Diraja Kesultanan Serdang