Yusuf Siregar : Aksi Melindungi Anak Harus Bersama dan Kompak

El-Khair - Rabu, 24 Juli 2024 03:00 WIB
Yusuf Siregar : Aksi Melindungi Anak Harus Bersama dan Kompak
dok.analisamedan.com
Muhammad Ali Yusuf Siregar

analisamedan.com - Dalam teori, apapun yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan, akan sulit diwujudkan bahkan tidak bisa terwujud bila dilakukan secara sendiri-sendiri. Termasuk aksi melindungi anak harus bersama dan juga kompak.

Demikian dikatakan tokoh masyarakat Kabupaten Deliserdang H Muhammad Ali Yusuf Siregar ketika dikonfirmasi terkait refleksi Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tahun 2024 kepada analisamedan,com, Selasa (23/7).

Menurutnya, aksi melindungi anak seperti tema HAN 23 Juli 2024 yang diusung "Anak Terlindungi, Indonesia Maju' mengisyaratkan bahwa masa depan negeri ini ke depan sangat ditentukan kondisi anak-anak masa sekarang. Tatkala mereka tumbuh dalam perlindungan yang baik, maka karakter mereka terbentuk secara positif.

Namun untuk melindungi anak-anak harus bersama dan kompak. Terjalin sinergitas yang baik antarelemen sesuai kapasitas masing-masing dengan hilir anak merasakan aman dan nyaman dalam beraktivitas.

Yusuf Siregar mencontohkan sapu lidi yang tidak akan berfungsi untuk membersihkan sebuah area seperti, halaman rumah, dari kotoran yang berserakan bila dilakukan menggunakan satu batang lidi. Tapi ketika berapa batang lidi disatukan bersama dalam ikatan, maka sampah yang berserakan pun akan mudah dibersihkan.

Mantan Wakil Bupati dan Bupati Deliserdang periode 2019-2024 ini juga menegaskan, bersama bergerak dalam melindungi anak juga kurang efektif bila tidak kompak. Sama seperti beberapa batang lidi bila bersama-sama digunakan tapi sendiri-sendiri, tidak akan bisa membersihkan kotoran di halaman rumah.

"Namun bila bersama dalam kekompakkan satu ikatan, hasilnya pasti memuaskan," paparnya.

Perkuat Keluarga

Dalam refleksi HAN 23 Juli 2024, Yusuf Siregar juga mengajak para orang tua untuk lebih intens mengawasi anak-anak dan memperkuat ketahanan keluarga yang menjadi benteng utama dalam melindungi anak.

"Keluarga ini faktor utama sebagai benteng melindungi anak. Kalau ketahanan keluarga hancur, maka hancurlah anak," terangnya.

Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter positif anak-anak. Maka keluarga harus mampu menciptakan suasana tenang dengan nilai-nilai agama yang sejuk serta keteladanan orang tua.

Penanaman nilai-nilai agama dan keteladanan dalam keluarga sangat memengaruhi tumbuh kembang serta pembentukan karakter seorang anak. Karenanya, ketahanan keluarga menjadi kemutlakan untuk melindungi anak.

"Di dalam kesempatan ini, saya mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024. Semoga anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak di Kabupten Deliserdang terlindungi serta menjadi generasi hebat yang bermanfaat untuk nusa dan bangsa," ucap Yusuf Siregar.


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru