Cabut Gigi Pada Penderita Diabetes
Amir Hamzah Harahap - Senin, 09 Desember 2024 18:06 WIB
Drg. Intan Saulina Mardia
analisamedan.com -Artikel ini diterbitkan Oleh: drg. Intan Saulina Mardia
Diabetes merupakan penyakit metabolik yang terjadi ketika terdapat kadar gula yang tinggi pada tubuh, namun tidak dapat dipergunakan secara maksimal oleh tubuh. Diabetes adalah kondisi yang termasuk ke dalam kategori penyakit kronis berbahaya, terutama jika sudah terjadi komplikasi
Salah satu dampak diabetes yakni jika adanya masalah pada gigi, seperti kerusakan gigi dan penyakit periodontal (jaringan pendukung gigi).
Jika gigi sudah rusak dan tidak dapat dirawat, biasanya dokter akan menganjurkan tindakan cabut gigi. Bila kadar gula tinggi, dokter gigi akan merujuk kembali pasien ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menurunkan kadar gulanya terlebih dahulu.
Pencabutan gigi pada pasien diabetes membutuhkan pertimbangan yang serius dari beberapa aspek tindakan dan reaksi.
Di samping itu, munculnya komplikasi bisa saja terjadi pasca pencabutan gigi, seperti: penyembuhan luka yang memerlukan waktu lebih lama, perdarahan yang tak kunjung berhenti, dan terjadinyadry socket (infeksi luka bekas pencabutan gigi).
Proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada pasien diabetes melitus memerlukan waktu yang lebih lama (Farina dan Trombelli, 2012).
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pasien harus memberitahukan kondisi penyakitnya yang sebenarnya sehingga dokter gigi dapat memberikan pengobatan yang tepat.
Tips bagi yang akan cabut gigi adalah meminum obat diabtes dengan benar sebelum ekstraksi agar gula darah mencapai tingkat yang optimal. Setelah pencabutan, sangat penting untuk menjaga tingkat gula darah yang sehat agar dapat pulih dengan cepat.
Penggunaan bahan-bahan herbal juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, seperti bayam. Bayam adalah salah satu tanaman yang dipercaya bisa dijadikan obat tradisional. Menurut penelitian tahun 2017, Kandungan flavonoid yang tinggi pada bayam meningkatkan proses penyembuhan luka. Selain itu pastikan kebersihan mulut terjaga selama merencanakan dan melakukan pencabutan gigi.
Diabetes merupakan penyakit metabolik yang terjadi ketika terdapat kadar gula yang tinggi pada tubuh, namun tidak dapat dipergunakan secara maksimal oleh tubuh. Diabetes adalah kondisi yang termasuk ke dalam kategori penyakit kronis berbahaya, terutama jika sudah terjadi komplikasi
Salah satu dampak diabetes yakni jika adanya masalah pada gigi, seperti kerusakan gigi dan penyakit periodontal (jaringan pendukung gigi).
Jika gigi sudah rusak dan tidak dapat dirawat, biasanya dokter akan menganjurkan tindakan cabut gigi. Bila kadar gula tinggi, dokter gigi akan merujuk kembali pasien ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menurunkan kadar gulanya terlebih dahulu.
Pencabutan gigi pada pasien diabetes membutuhkan pertimbangan yang serius dari beberapa aspek tindakan dan reaksi.
Di samping itu, munculnya komplikasi bisa saja terjadi pasca pencabutan gigi, seperti: penyembuhan luka yang memerlukan waktu lebih lama, perdarahan yang tak kunjung berhenti, dan terjadinyadry socket (infeksi luka bekas pencabutan gigi).
Proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada pasien diabetes melitus memerlukan waktu yang lebih lama (Farina dan Trombelli, 2012).
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pasien harus memberitahukan kondisi penyakitnya yang sebenarnya sehingga dokter gigi dapat memberikan pengobatan yang tepat.
Tips bagi yang akan cabut gigi adalah meminum obat diabtes dengan benar sebelum ekstraksi agar gula darah mencapai tingkat yang optimal. Setelah pencabutan, sangat penting untuk menjaga tingkat gula darah yang sehat agar dapat pulih dengan cepat.
Penggunaan bahan-bahan herbal juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, seperti bayam. Bayam adalah salah satu tanaman yang dipercaya bisa dijadikan obat tradisional. Menurut penelitian tahun 2017, Kandungan flavonoid yang tinggi pada bayam meningkatkan proses penyembuhan luka. Selain itu pastikan kebersihan mulut terjaga selama merencanakan dan melakukan pencabutan gigi.
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perkuat Program Sehati Bunda, BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Fraksi Golkar DPRD Medan : Perda Kesehatan Harus Terintegrasi
Fraksi Gerindra DPRD Medan : Perda Kesehatan Harus Menjadi Solusi
Fraksi Gerindra DPRD Medan Ingin Ranperda Sistem Kesehatan Solusi Nyata bagi Warga
Fraksi PKS DPRD Medan Soroti Mutu Pelayanan Kesehatan, Pemko Diminta Tingkatkan Akses dan Kualitas Layanan
Temani Pemudik di Stasiun KA Medan, BKKBN Sumut Hadirkan Layanan Kesehatan dan Konseling
Komentar