Melihat Koleksi Ribuan Hewan di Galeri Rahmat, Ada Nyamuk Hingga Gajah
Termasuk Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari saat menyambangi Rahmat International Wildlife Museum & Gallery. "Ini merupakan satu-satunya galeri bertaraf internasional di Asia," katanya.
Galeri milik tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahmat Shah, ini berisi hampir 5.000 koleksi spesies binatang liar (yang telah diawetkan).
"Museum ini sangat luar biasa, saya sangat mengapresiasi dan kagum," kata Atal S Depari,disela-sela menjelang parayaan Hari Pers Nasional, Senin (6/2/2023).
Menurut Atal, museum ini adalah museum terbesar dan terlengkap yang pernah dia kunjungi. Museum ini sangat baik sebagai sarana edukasi bagi siapapun.
"Koleksi di galeri ini berasal dari perburuan legal dengan konservasi dan pemanfaatan yang telah dilakukan oleh hampir seluruh negara," jelas Rahmat Shah kepada tamu spesialnya.
Koleksi binatang-binatang yang mati dan diawetkan ini, menurut Rahmat Shah berasal dari dalam dan luar negeri, baik itu pemberian dari berbagai negara maupun hasil pembelian secara legal.
UMA - UMN Bersinergi Bangun Roadmap Pemberdayaan Masyarakat Pegajahan Berbasis Riset Terapan
BPS Palas Canangkan Desa Batu Gajah jadi Desa Cantik