PWNU Sumut Ikuti Sosialisasi SISKADER NU, Marahalim Programkan Sejuta Kader
Sebagaimana pelaksanaan pengkaderan yang sudah berjalan sebelumnya masih terdapat banyak kelemahan terutama dari sistem pengolahan data, sehingga sampai saat ini PBNU mengalami kesulitan untuk membuat Bid data secara nasional terhadap kader NU di seluruh Indonesia.
"Inilah yang menyebabkan Pengkaderan NU dihentikan beberapa bulan sambil menunggu SISKADER NU selesai dirumuskan, maka setelah selesai PBNU langsung melaksanakan sosialisasi maka sosialisasi di PWNU Sumut hari ini sebagai PWNU yang pertama mengikuti sosialisasi SISKADER NU di luar Pulau Jawa," iata Faesal.
Dalam SISKADER NU ini, lanjut Faesal, semua data sudah tersentralisasi dengan sistem informasi yang dibangun mulai tingkat ranting sampai tingkat pusat, maka semua admin dari tingkat PB, PW dan PC dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan agar mampu mengaplikasikan SISKADER NU ini secara baik.
Lanjut Muhammad Faesal bahwa penyempurnaan dan penguatan sistem informasi dalam pengkaderan NU sangat penting dilakukan, karena kekuatan NU itu sangat ditentukan oleh sistem kaderisasi, apabila sistem kaderisasi berjalan dengan lancar didukung dengan basis data yang kuat, maka NU akan semakin kuat. Dari sistem kaderisasi ini akan melahirkan pemahaman yang sama tentang NU dan militansi sebagai warga NU.
Sehingga NU di seluruh Indonesia akan patuh dan taat kepada peraturan organisasi dan bergerak dengan satu komando.
KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Potong Enam Sapi Kurban, PWNU Sumut berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha
PWNU Sumut Siap Berkolaborasi Program Keumatan dengan Kanwil BPN Sumut
PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah
Ketua PWNU Sumut Ucapkan Selamat ke Bobby Nasution : Selamat Emban Amanah sebagai Gubernur