Saat Tambang Menanam Hutan, Konservasi Martabe dalam Aksi ESG
Kekhawatiran itu menegaskan satu hal: praktik konservasi harus benar-benar transparan. Publik butuh data terbuka, audit independen, dan keterlibatan ilmuwan yang bebas konflik kepentingan untuk memastikan upaya perlindungan biodiversitas tidak sekadar dokumen.
Selain rehabilitasi lahan, Martabe juga menggelar program penghijauan bersama masyarakat, penanaman ribuan bibit, serta pelatihan teknik konservasi bagi warga sekitar. Program ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal sosial menciptakan kesadaran ekologis di tengah komunitas yang hidup berdampingan dengan tambang.
Meski penghargaan di bidang lingkungan telah diraih perusahaan, tantangan nyata masih terbentang: menjaga keseimbangan antara produksi emas, keberlangsungan ekosistem, dan kesejahteraan masyarakat.
Peran media massa menjadi penting sebagai jembatan informasi: menyampaikan capaian perusahaan sekaligus menjadi pengawas kritis. Liputan investigatif tentang dampak lingkungan, pemberitaan mengenai program rehabilitasi, hingga ruang diskusi publik tentang keberlanjutan tambang menjadi bagian dari fungsi pers dalam demokrasi lingkungan.
Masayarakat jugadilibatkan melalui program penghijauan bersama, penanaman ribuan bibit, serta pelatihan teknik konservasi bagi warga sekitar. Program ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga soal sosial , namun menciptakan kesadaran ekologis di tengah komunitas yang hidup berdampingan dengan tambang.
KehadiranTambang Martabe adalah gambaran nyata tarik-menarik antara industri dan alam. ESG hadir sebagai jalan tengah, tetapi implementasinya butuh keterbukaan, pengawasan publik, dan peran aktif media.
Apabila semua pihak yakni perusahaan, masyarakat, ilmuwan, pemerintah, dan media berjalan seirama, maka harmoni antara tambang, manusia, dan hutan bukanlah ilusi. Ia bisa menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. (Tulisan ini diukutsertakan dalam lomba Karya Jurnalistik 2025 PT Tambang Emas Martabe)
Menembus Hutan Asri Pamah Semelir: Sensasi Perjalanan dari Langkat ke Tanah Karo
FORMASSSU Desak APH Tindak Tegas Pelaku Illegal Logging di Sumut
Satgas PKH Diminta Tertibkan Perkebunan Sawit di Kawasan Hutan Simalungun
Dukung Kota Hutan Berkelanjutan, Sales Counter JNE Tanam 1.000 Pohon di IKN
Kebun Sawit 70 Hektare di Palas Dijarah, Pemilik Lapor Polisi, Status Lahan Masih Dipersoalkan