Segerakan !

Oleh : Amirul Khair
Sugiatmo - Jumat, 08 Mei 2026 08:54 WIB
Segerakan !
dok.analisamedan.com


Ayat lain yang mengungkapkan dahsyatnya neraka juga termaktub dalam surat al-Mulk ayat 6 dan7 yang artinya : "Orang-orang yang kufur kepada Tuhannya akan mendapat azab (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat kembali. Apabila dilemparkan ke dalamnya (neraka), mereka pasti mendengar suaranya yang mengerikan saat ia membara".

Rasulullah Saw juga menggambarkan dahsyatnya azab neraka sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim :"Penduduk neraka yang paling ringan siksaannya di neraka adalah seseorang yang memakai dua sandal neraka yang memiliki dua tali. Kemudian otaknya mendidih karena panasnya sebagaimana mendidihnya air di kuali. Orang tersebut merasa tidak ada orang lain yang siksanya lebih pedih dari siksaannya. Padahal siksaannya adalah yang paling ringan diantara mereka"


Dahsyatnya azab neraka sangat tidak terbayangkan bagi manusia yang hidupnya penuh kemaksiatan kelak di hari Kiamat. Karenanya Alah Swt mengingatkan manusia untuk takut dari azab-Nya seperti terekam dalam Surat Ali Imran ayat 131 : "Bertakwalah kamu dari dahsyatnya api neraka yang diperuntukkan bagi orang-orang kafir".

Mesk azab Allah Swt sangat dahsyat, namun kasih sayang-Nya (rahmat) lebih luas. Sebanyak apa pun dosa seorang hamba meski memenuhi langit dan bumi, ampunannya melebihi dari itu. Dan perbuatan yang paling dicintai Allah Swt dari seorang pendosa yakni, bertobat dari semua kemaksiatan tersebut.

Rasulullah Saw dalam hadisnya bersabda : "Setiap anak Adam adalah bersalah dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah mereka yang mau bertaubat." (Riwayat at-Tirmizi).

Riwayat lain Imam al-Hakim juga menyebutkan Nabi Muhammad Saw menegaskan : "Seandainya para hamba tidak melakukan dosa niscaya Allah akan menciptakan makhluk lain yang melakukan dosa, kemudian Allah akan mengampuni mereka, dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Maka sebelum nafas berhenti, ruh keluar dari jasad dan kesempatan bertobat ditutup, mari bersama kita bersegera menuju rahmat-Nya dengan menggapai ampunannya.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru