4 Desa di Wilayah Siulang Aling Madina Dilanda Banjir
Amir Hamzah Harahap - Senin, 24 November 2025 19:40 WIB
analisamedan.com -Hujan ekstrem yang terus menerus melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belakangan ini mengakibatkan empat desa di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis direndam banjir.
Empat desa yang ada di wilayah Siulang aling yakni Desa Hutaimbaru, Lubuk kapundung I, Lubuk kapundung II dan Ranto panjang dilanda banjir.
"Di Desa Hutaimbaru tinggi banjir 1 meter, Lubuk Kapundung I dan II tinggi banjir 1/2 meter sudah 3 hari, dan Ranto Panjang 1/2 meter baru 1 hari ini bang," ujar Feri Irawan salah seorang warga Desa Lubuk Kapundung II kepada media, Senin (24/11/2025)
Banjir yang melanda empat desa Wilayah Siulang Aling menyebabkan aktivitas warga terkendala.
"Akibat musibah banjir yang melanda wilayah Siulang Aling dalam seminggu ini Bang, masyarakat wilayah Siulang aling yang mencari nafkah dengan bertani, jadi tidak bisa bekerja,"keluhnya.
Kemudian Feri pun berharap atas musibah banjir yang melanda wilayah Siulang aling ini, agar pemerintah daerah segera mengulurkan bantuannya.
"Keluhan masyarakat akibat musibah ini bang, masyarakat tidak bisa beraktivitas untuk mencari nafkah, dan mohon agar pemerintah mengulurkan bantuannya Bang," harapnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukhsin Nasution mengaku pemerintah daerah sudah mengirimkan bantuan ke empat desa Siulang Aling.
"Tadi siang sudah kita kirimkan bantuan, berupa makanan, tenda, mungkin belum sampai karena terkendala cuaca,"sebutnya
Muksin minta masyarakat untuk bersabar, karena pemerintah terus berupaya mengirimkan bantuan secepatnya sampai ke desa.
"Debit air masih tinggi, perahu pembawa bantuan belum bisa melewati sungai itu, jadi masyarakat harus sabar dan maklum,"ujarnya
Empat desa yang ada di wilayah Siulang aling yakni Desa Hutaimbaru, Lubuk kapundung I, Lubuk kapundung II dan Ranto panjang dilanda banjir.
"Di Desa Hutaimbaru tinggi banjir 1 meter, Lubuk Kapundung I dan II tinggi banjir 1/2 meter sudah 3 hari, dan Ranto Panjang 1/2 meter baru 1 hari ini bang," ujar Feri Irawan salah seorang warga Desa Lubuk Kapundung II kepada media, Senin (24/11/2025)
Banjir yang melanda empat desa Wilayah Siulang Aling menyebabkan aktivitas warga terkendala.
"Akibat musibah banjir yang melanda wilayah Siulang Aling dalam seminggu ini Bang, masyarakat wilayah Siulang aling yang mencari nafkah dengan bertani, jadi tidak bisa bekerja,"keluhnya.
Kemudian Feri pun berharap atas musibah banjir yang melanda wilayah Siulang aling ini, agar pemerintah daerah segera mengulurkan bantuannya.
"Keluhan masyarakat akibat musibah ini bang, masyarakat tidak bisa beraktivitas untuk mencari nafkah, dan mohon agar pemerintah mengulurkan bantuannya Bang," harapnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukhsin Nasution mengaku pemerintah daerah sudah mengirimkan bantuan ke empat desa Siulang Aling.
"Tadi siang sudah kita kirimkan bantuan, berupa makanan, tenda, mungkin belum sampai karena terkendala cuaca,"sebutnya
Muksin minta masyarakat untuk bersabar, karena pemerintah terus berupaya mengirimkan bantuan secepatnya sampai ke desa.
"Debit air masih tinggi, perahu pembawa bantuan belum bisa melewati sungai itu, jadi masyarakat harus sabar dan maklum,"ujarnya
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu, Jemaah Calon Haji Kloter 16 Surabaya Tiba dengan Selamat di Madinah
15 Tahun Ummu Rahmah, Menuntun Umat Lewat Cinta Alquran
DPRD Medan Minta Pemko Maksimalkan Normalisasi Sungai
Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako di Desa Benteng, Tapanuli Selatan
Bantuan Banjir Tak Tepat Sasaran! Warga Geruduk Kantor Desa di Sidimpuan. APH Diminta Panggil Kades dan Perangkat Desa
Di Posko Pengungsian Yang Didirikan PT Agincourt Resources, Warga Nonton Bareng dan Sampaikan Harapan ke Presiden
Komentar