Digagas H Arif Rahmansyah Marbun, Forum Keberagaman Nusantara Diluncurkan di Sumut
Sebelumnya, tokoh keberagaman Sumatera Utara Buya Syekh Ali Akbar Marbun mengajak para tokoh agar menggaungkan semangat dan konsensus kebangsaan yang telah digagas para pendiri bangsa.
"Ini anugerah yang perlu disyukuri dengan saling menghormati dan menghargai sesama anak bangsa. Mari kita rayakan perbedaan dengan memperkuat persaudaraan," ujarnya.
Syekh Ali Akbar Marbun bahkan mengusulkan agar pertemuan serupa dijadikan layaknya perwiridan, tempat berkumpul berbagai suku dan budaya. "Jadi jangan hanya sekali setahun, tapi harus lebih sering semacam wiridan dan semua itu kita mulai dari Sumatera Utara," katanya.
Sementara Sultan Deli Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Shah Alam mengatakan Sumatera Utara merupakan miniatur Indonesia yang harus dijaga keberagamannya.
"Kita memimpikan Sumatera Utara menjadi negeri yang 'baldatun thayyibatun warabbun ghofur' yang tidak pernah terpecah belah sampai kapan pun," katanya.
Sedangkan tokoh Sumatera Utara Dr Rahmat Shah mengajak semua pihak untuk melepas semua embel-embel yang melekat pada diri masing-masing dan bersatu membangun bangsa yang merupakan warisan dari anak cucu.
"Akan sangat luar biasa kalau kita bisa bersatu merajut kebersamaan, berbeda tapi hidup berdampingan dan bersama-sama menjaga keberagaman," katanya.
Acara silaturahim keberagaman dan halal bihalal tokoh lintas agama, suku dan budaya serta keluarga besar Jam'iyah Batak Muslim Indonesia yang mengambil tema "Bersama Untuk Indonesia Tangguh" itu ditutup dengan makan siang bersama.
Changan Bawa Dua SUV Listrik Terbaru, Sasar Pasar Sumut
Changan Bawa Dua SUV Listrik Terbaru, Sasar Pasar Sumut
Konsorsium Angkutan Massal Mebidang Desak Pemerintah Terbuka
Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi
MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara