Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 24 Februari 2026 18:18 WIB
analisamedan.com - Kali ini Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bahan perbincangan orang tua murid di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Pasalnya dugaan roti yang dibagikan kesiswaan sebagian sudah jamuran, Selasa (24/02/2026).
Dmana hal tersebut terjadi pada Senin (23/02) saat pembagian MBG Ramadhan di SD Negeri 2 Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Kronologi bermula ketika penyaluran menu MBG Ramadhan termasuk roti kemasan dibagikan pihak sekolah ke siswa yang berjumlah 500-an siswa.
Lalu terjadi keributan termasuk diantara para guru setelah mengetahui banyak yang jamuran dan takut terjadi hal yang tak diinginkan langsung mengumpulkan roti tersebut yang membuat heran siswa yang awalnya gembira.
Salah seorang guru yang dikonfirmasi media membenarkan hal tersebut dan merupakan tindakan untuk pencegahan.
"Benar bang. Itu semalam saat pembagian separuh yang diterima siswa rotinya sudah jamuran maka daripada terjadi hal yang tidak diinginkan dan orang tua siswa juga ribut maka kamqqi tarik kembali" Ucapnya menjelaskan kronologi tersebut.
Sedangkan untuk menu pada Selasa (24/02) yakni ubi rebus.
"Kalau hari ini bang gadung (ubi) menunya. Dan itu juga banyak yang keras sudah kami sampaikan" Tegasnya.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padangmatinggi Lestari, Ilham Ramadhan saat ditanyai persoalan roti jamuran tersebut akan mengganti roti.
"Oiya kami bakal mendistribusikan kembali roti dihari Jum'at ke sekolah bg" Jawab Kepala SPPG.
Sedangkan dinas pendidikan Kota Padangsidimpuan hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan padahal terjadi bukan hanya sekali.
Jika hal seperti ini berulang kali dikhawatirkan akan lepas dari pengawasan sekolah.
Dmana hal tersebut terjadi pada Senin (23/02) saat pembagian MBG Ramadhan di SD Negeri 2 Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
Kronologi bermula ketika penyaluran menu MBG Ramadhan termasuk roti kemasan dibagikan pihak sekolah ke siswa yang berjumlah 500-an siswa.
Lalu terjadi keributan termasuk diantara para guru setelah mengetahui banyak yang jamuran dan takut terjadi hal yang tak diinginkan langsung mengumpulkan roti tersebut yang membuat heran siswa yang awalnya gembira.
Salah seorang guru yang dikonfirmasi media membenarkan hal tersebut dan merupakan tindakan untuk pencegahan.
"Benar bang. Itu semalam saat pembagian separuh yang diterima siswa rotinya sudah jamuran maka daripada terjadi hal yang tidak diinginkan dan orang tua siswa juga ribut maka kamqqi tarik kembali" Ucapnya menjelaskan kronologi tersebut.
Sedangkan untuk menu pada Selasa (24/02) yakni ubi rebus.
"Kalau hari ini bang gadung (ubi) menunya. Dan itu juga banyak yang keras sudah kami sampaikan" Tegasnya.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padangmatinggi Lestari, Ilham Ramadhan saat ditanyai persoalan roti jamuran tersebut akan mengganti roti.
"Oiya kami bakal mendistribusikan kembali roti dihari Jum'at ke sekolah bg" Jawab Kepala SPPG.
Sedangkan dinas pendidikan Kota Padangsidimpuan hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan padahal terjadi bukan hanya sekali.
Jika hal seperti ini berulang kali dikhawatirkan akan lepas dari pengawasan sekolah.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Keracunan MBG Berulang, PKUTK Sumut Soroti Pertanggungjawaban Hukum SPPG
Kisah Pilu Korban KDRT di Madina, Menanti Kepastian Hukum Dari Kapolres
Bertahun Saluran Irigasi Rusak, Petani di Sidimpuan Rugi Rp115 Miliar
Tender Irigasi Ujung Gurap Rp.2 Miliar Gagal. 400 Hektar Sawah Akan Alami Kekeringan Lagi!
Walikota Letnan Lantik 16 Pejabat, Berikut Daftarnya
9 Proyek di Sidimpuan Gagal Tender & Proyek Bencana (TKD) Juga Mengendap. Warga Desak KPK Turun Langsung
Komentar