Menanti Keterangan Gubernur Sumut di Sidang Tipikor, Publik Soroti Dugaan Pergeseran Anggaran
Lebih jauh, pemanggilan ini memiliki bobot moral dan politik yang besar. Publik selama ini menilai persidangan kasus korupsi kerap berhenti di level pelaksana, tanpa mengungkap rantai perintah di atasnya. Kehadiran seorang gubernur di kursi saksi dianggap sebagai pesan penting bahwa tidak ada jabatan yang kebal hukum.
Meski begitu, tantangan tetap ada. Saksi pejabat tinggi sering kali menggunakan bahasa normatif atau berlindung pada prosedur birokrasi. Karena itu, kualitas pemeriksaan jaksa dan keberanian hakim dalam mengajukan pertanyaan tajam menjadi penentu apakah sidang ini akan membongkar "sutradara" korupsi atau sekadar berhenti di level teknis.
"Semua bergantung pada keberanian jaksa untuk menggali, keberanian hakim untuk menegaskan, dan keberanian saksi untuk berkata jujur. Jika tidak, publik hanya akan kembali disuguhi tontonan hukum tanpa substansi," tegas Farid.
Sidang Tipikor ini pun menjadi momentum langka. Publik kini menanti dengan penuh harap sekaligus curiga: apakah keterangan gubernur akan membuka jalan menuju pengungkapan jaringan kekuasaan, atau justru menjadi drama hukum yang berakhir di permukaan.
Legislator NasDem Nilai "Gubsu Menampar Sopir Dirut Bentuk Kepedulian Bapak Terhadap Anak".
Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan Soroti Anggaran Kesehatan Rp1 Triliun
Ini 5 Kadis Yang Menjabat Dimasa Walkot Irsan Terjerat Kasus Korupsi. Siapa Menyusul!
Ini 5 Kadis Yang Menjabat Dimasa Walkot Irsan Terjerat Kasus Korupsi. Siapa Menyusul!
Afif Abdillah : Bantuan Penanganan Banjir Diberikan Melalui Kementerian PUPR