Menhan RI Prabowo Subianto akan Hadiri Rapimnas BKPRMI dan Wisuda 3000 Santri di Balikpapan

Taufik Wal Hidayat - Rabu, 22 Februari 2023 09:08 WIB
Menhan RI Prabowo Subianto akan Hadiri Rapimnas BKPRMI dan Wisuda 3000 Santri di Balikpapan
analisamedan.com/ist
Ketum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus (empat kiri) berfoto bersama unsur pengurus dalam suatu kegiatan belum lama ini
analisamedan.com -Menteri Pertahanan (Menhan) RI H.Prabowo Subianto akan menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tahun 2023 di Kota Balik papan Kalimantan Timur pada 18- 21 Maret 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia H.Hardyansyah usai Rapat Panitia di Hotel Sopyan Jakarta, Senin 20 Februari 2023.

Rapimnas tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan wisuda 3.000 santri dan pelepasan batu pertama pembangunan kantor DPP BKPRMI di IKN.

Kegiatan Rapimnas juga akan dihadiri pimpinan DPW BKPRMI se Indonesia dan akan mensyahkan beberapa keputusan penting bagi organisasi, kaderisasasi dan pembinaan umat.

Beberapa keputusuan penting itu adalah waktu pelaksanaan Munas BKPRMI di Kota Medan Sumatera Utara.

Baca Juga :BKPRMI Peduli untuk Korban Gempa Turkiye

"Dan pelaksanaan MTQ Antara bangsa dan Jambore Remaja Masjid se-ASEAN pada April dan Juni 2023 mendatang," ungkap Hardyansyah ketika dikonfirmasi dari Jakarta.

Dijelaskannya, pada saat rapat tersebut nantinya Ketum DPP BKPRMI menyebutkan keputusan-keputusan penting pada Rapimnas. BKPRMI tersebut sebagai bentuk pemberdayaan organisasi yang bermanfaat bagi kaderisasi, kemaslahatan umat dan sinergisitas dengan berbagai pihak, baik pemerintah, organisasi keumatan dan organisasi sosial kemasyarakatan.

Pembukaan Rapimnas tersebut turut juga dihadiri gubernur Kalimantan Timur, walikota Balik papan Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus dan Ketua Umum DPW dan DPD BKPRMI se Kaltim,

Pada acara terbut juga dilaksanakan Wisuda 3000 santri BKPRMI, adalah bentuk kepedulian BKPRMI kepada bangsa dalam memberantas buta aksara Alquran di Indonesia.

Di tempat terpisah,Ketum DPP BKPRMI Said Aldi menyampaikan dari riset, ada sekitar 65 persen umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Alquran. Jadi kalau 223 juta itu penduduk Indonesia adalah beragama Islam. 65 persennya, umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Alquran dan buta secara umum.

Said juga mengungkapkan BKPRMI telah melakukan sejumlah hal guna mengentaskan buta huruf Alquran secara umum di Indonesia.

Said aldi menargetkan 10 tahun ke depan indonesia bisa zero buta aksara Alquran, dan upaya kita saat ini yakni mencetak Generasi qurani melalui LPPTKA BKPRMI membangun spot Rumah Tahfidz, Majelis Taklim, serta diskusi di Medsos oleh LPPDSDM dan LPPKS BKPRMI. Itu sudah berlangsung selama 4 tahun terakhir ini,

"Perkembangan Rumah Tahfidz,dan TPA LPPTKA BKPRMI beberapa tahun ini sudah sangat pesat perkembangan juga berkat peran seluruh kader BKPRMI di seluruh indonesia," ungkap Said

Editor
: Taufik Wal Hidayat
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru