Peringati HPN, PWI Gelar Seminar "Selamatkan Planet Bumi Melalui Penerapan Prinsip ESG"
Disebutkan, Mikoriza berperan penting dalam penurunan CO2 di atmosfer melalui proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan inangnya.
Manfaat mikoriza terhadap reklamasi lahan bekas tambang dan keberlanjutan ekosistem hutan yaitu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman, meningkatkan kelangsungan hidup dan keanekaragaman tumbuhan, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abiotik, mengurangi kebutuhan pupuk dan irigasi, jaringan miselium: komunikasi tumbuhan, mencegah kerusakan dari logam berat dan polutan lainnya, berkontribusi terhadap penyerapan karbon.
Menurut Prof Nampiah, cendawan mikoriza penting digunakan untuk menciptakan lingkungan kehutanan yang sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini, katanya, tanaman lokal yang telah disuntikkan mikoriza di area reklamasi PTAR antara lain mahang, simarbaliding, tampu gajah, sanduduk, durian, jottik-jottik, sengon, dan waru.
Seminar itu menghadirkan nara sumber antara lain : Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional SDGs Kementerian PPN/Bappenas, Yanuar Nugroho, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita Ibu Kota Nusantara, Myrna A. Safitri, Senior Forest Campaigner Greenpeace Indonesia, Syahrul Fitra, Guru Besar Tetap Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor, Tenaga Ahli PT Agincourt Resources, Prof. Dr. Ir. Nampiah.
Seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama insan pers, akan pentingnya menerapkan prinsip ESG dalam segala aspek kehidupan untuk menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan planet Bumi bagi generasi yang akan datang.
Dr. Bakhrul: Bahas “Tobat Ekologis Perspektif Sosial” Pada Seminar Nasional UISU
David, Hamdani dan Monang Gabe Raih Posisi Terbaik Turnamen Catur SIWO PWI 2026
Panitia Gelar Rapat Persiapan Konferensi PWI Sumut
Family Gathering PWI Sumut 2026 Siapkan Hadiah Sepeda Motor
Farianda Ajak Anggota PWI Segera Daftar Family Gathering 2026, Kuota Bus Terbatas