Perkemahan Wirakarya Nasional PTK ke 16 Dibuka, Ini Pesan Menteri Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan, PWN ke-16 harus dijadikan momentum untuk meneguhkan diri sebagai sebuah gerakan yang adaptif, inovatif, dan kreatif dalam menyesuaikan dan menghadapi tantangan perubahan zaman.
Baca Juga : Perkemahan Wirakarya Nasional di Gorontalo">Rektor UIN Sumut Kunjungi Peserta Perkemahan Wirakarya Nasional di Gorontalo
Apalagi, lanjut Menag, tema besar yang diusung pada PWN kali ini bertajuk "Merawat Keberagaman dan Perdamaian dalam Bingkai Moderasi Beragama."
"Ini sebuah tema yang cukup menantang sekaligus membutuhkan pembuktian segenap insan Pramuka PTKN. Saudara harus bisa adaptif, inovatif, dan kreatif untuk merawat keberagaman dan perdamaian," pesan Menag.
Menag menambahkan, dalam konteks Indonesia, kepanduan atau pramuka sudah melewati perjalanan panjang. Mulai pada era penjajahan Belanda, masa perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan, hingga dileburnya berbagai organ kepanduan menjadi satu, yakni Pramuka pada 14 Agustus 1961.
Hadiri Seminar Internasional di UIN Sumut, Menteri Agama : Indonesia Miliki Kepala Negara yang Hebat
Pramuka UIN Sumut Medan Sabet Tapak Perkemahan Terbaik Putra Di PWN Gorontalo
PWN XVI di Gorontalo Ditutup, Kontingen IAIN Lhokseumawe Raih Pentas Seni Terbaik
Kontingen Pramuka IAIN Lhokseumawe Hipnotis Pengunjung Pentas Seni PWN Gorontalo
Diacara Pentas Seni PWN Gorontalo, Pramuka UIN Sumut Tampilkan Tari 8 Etnis