Politisi Swedia Bakar Al-Quran, Berbagai Negara Layangkan Kecaman Termasuk Amerika dan German

Amir Hamzah Harahap - Selasa, 24 Januari 2023 21:41 WIB
Politisi Swedia Bakar Al-Quran, Berbagai Negara Layangkan Kecaman Termasuk Amerika dan German
Politisi Swedia-Denmark, Rusmus Paludan

analisamedan.com - Kecaman terus mengalir terhadap aksi politisi sayap kanan Swedia Rasmus Paludan yang membakar salinan Al-quran pada hari Sabtu di depan kedutaan Turki di ibukota Swedia, Stockholm, Selasa (24/01/2023).

Melansir dari Anadolu Agency, politisi Swedia-Denmark, Rusmus Paludan, pada Sabtu (21/1/2023), di bawah perlindungan polisi dan seizin pemerintah Swedia, membakar kitab suci Al Qur'an di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm.

Berbagai negara yang melayangkan kecaman yakni, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Turki, Arab Saudi, Iran, Indonesia, Oman, Kuwait, Yordania, Maroko, Pakistan dan lain-lain.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Christian Wagner pada Senin mengutuk pembakaran salinan Al-quran di Swedia.

"Kami mengutuk tindakan (yang dilakukan) selama akhir pekan. Itu tidak sopan dan sangat tidak pantas, dan kami juga ragu bahwa tindakan ini mewakili pandangan mayoritas masyarakat Swedia," kata Wagner kepada perwakilan media di Berlin.

Hal senada diungkpkan, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Ned Price mengecampembakaran Al-Qur'an di Swedia sebagai hal yang menjijikkan.

"Membakar buku-buku suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan," kata Ned Price kepada wartawan, Senin, 23 Januari 2023. "Ini menjijikkan," katanya.

Sementara itu, perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson pun mengecam aksi tersebut sebagai "tindakan yang sangat tidak sopan". Aksi itu juga meningkatkan ketegangan dengan antara Swedia dan Turki.

"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar buku yang suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan," tegas Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson dalam tweetnya seperti dikutip, Senin (23/1/2023).

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru