Dahnil Anzar Bedah Buku di UMSU : Tantangan” Hybird” Jadi Ancaman Serius Pertahanan Negara

Gustan Pasaribu - Minggu, 26 Mei 2024 12:23 WIB
Dahnil Anzar Bedah Buku  di UMSU : Tantangan” Hybird” Jadi Ancaman Serius Pertahanan  Negara
gustanpasaribu
Ketua PWM Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA, Sektretaris PWA Sumut Yuniar R. Yoga, SE, Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, para Wakil Rektor UMSU, Anggota DPRD dan DPD kota Medan, Tokoh Masyarakat Melayu, Para Ulama, PDM/PDA/PCM/Ortom Ketua Pemuda/Dosen dan Kepala Lembaga di UMSU hadiri bedah buku berjudul 'Politik Pertahanan"' karya Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, M.E digelar di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Muktar Basri No.3 Medan,

analisamedan.com -Tantangan pertahanan negara yang tak kalah serius saat ini adalah tantangan Hybrid atau ancaman dari mereka yang memiliki kemampuan dan kekuasaan atas data serta informasi. Maka,selain pertahanan militer dan nirmiliter, ancaman pertahanan negara bisa datang dari pemilik data dan informasi.

"jadi orang yang berkuasa di dunia ini sebenarnya bukan presiden tapi orang yang menguasai data,'Ungkap Juru Bicara Menteri Pertahanan RI Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, M.E dalam bedah buku berjudul 'Politik Pertahanan"' karya Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, M.E digelar di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Muktar Basri No.3 Medan, Sabtu (25/5/2024).

Dalam.paparannya, Dahnil mengatakan, pertahanan bukan hanya militer saja, tapi ada tiga hal dalam teori pertahanan yakni militer itu sendiri, kemudian ada nir militer, dan hybrid. Jika bicara nirmiliter, maka kita juga bicara tentang pendidikan dan kebudayaan. Secara kebudayaan kita sangat lemah, diserbu kebudayaan-kebudayaan luar. Tantangan yang menjadi pusat perhatian paling serius juga adalah narkoba sebab narkoba ini ibu dari semua kejahatan dan ibu dari semua kelemahan.

"Untuk itu politik petahanan harus mampu menjawab persoalan-persoalan ancaman terhadap keamanan dan keutuhan negara dengan melibatkan seluruh potensi sumber daya masyarakat. Maka, kebijakan yang mengacu pada Sistem Pertahanan Rakyat Semesta bisa jadi solusi."ujarnya

Sementara Rektor UMSU Prof. Agussani, menyampaikan, kegiatan ini wadah untuk silaturahim warga persyarikatan Muhammadiyah, sekaligus mendengarkan paparan isi buku karya Dahnil. Dia juga mengatakan, UMSU siap mendukung kebijakan ketahanan pangan dan pembentukan Komcad oleh Kemenhan.

"Bela negara menjadi komitmen UMSU dalam dunia pendidikan. Penanaman nilai nasionalisme dan cinta tanah air di UMSU, dimulai dari sejak awal kuliah mahasiswa dengan menghadirkan steakholder untuk memberikan wawasan kebangsaan," katanya.

Pada kesempatan ini, Prof. Agussani turut melaporkan bahwa UMSU dan PWM Sumut sebagai tuan rumah penyelenggara Muktamar 2027. Dia mengharapkan dukungan dan masukan dari Jubir H Prabowo Subianto selaku Capres terpilih priode 2024-2029.

Menanggapi hal tersebut Dr. Dahnil dalam paparannya mengatakan siap bekerja sama untuk memastikan Mukatamar Muhammadiyah tahun 2027, sukses terselenggara di Sumatera Utara.

Bedah buku diakhiri dengan penyerahan cendramata dari Rektor UMSU serta foto bersama. Hadir Ketua PWM Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA, Sektretaris PWA Sumut Yuniar R. Yoga, SE, Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, para Wakil Rektor UMSU, Anggota DPRD dan DPD kota Medan, Tokoh Masyarakat Melayu, Para Ulama, PDM/PDA/PCM/Ortom Ketua Pemuda/Dosen dan Kepala Lembaga di UMSU

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru