Dahnil Anzar Bedah Buku di UMSU : Tantangan” Hybird” Jadi Ancaman Serius Pertahanan Negara
analisamedan.com -Tantangan pertahanan negara yang tak kalah serius saat ini adalah tantangan Hybrid atau ancaman dari mereka yang memiliki kemampuan dan kekuasaan atas data serta informasi. Maka,selain pertahanan militer dan nirmiliter, ancaman pertahanan negara bisa datang dari pemilik data dan informasi.
"jadi
orang yang berkuasa di dunia ini sebenarnya bukan presiden tapi orang yang
menguasai data,'Ungkap Juru Bicara Menteri Pertahanan RI Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, M.E dalam bedah buku berjudul 'Politik Pertahanan"'
karya Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, M.E digelar
di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan
Muktar Basri No.3 Medan, Sabtu (25/5/2024).
Dalam.paparannya,
Dahnil mengatakan, pertahanan bukan hanya militer saja, tapi ada tiga hal dalam
teori pertahanan yakni militer itu sendiri, kemudian ada nir militer, dan
hybrid. Jika bicara nirmiliter, maka kita juga bicara tentang pendidikan dan
kebudayaan. Secara kebudayaan kita sangat lemah, diserbu kebudayaan-kebudayaan
luar. Tantangan yang menjadi pusat perhatian paling serius juga adalah narkoba
sebab narkoba ini ibu dari semua kejahatan dan ibu dari semua kelemahan.
"Untuk itu politik petahanan harus mampu menjawab persoalan-persoalan ancaman terhadap keamanan dan keutuhan negara dengan melibatkan seluruh potensi sumber daya masyarakat. Maka, kebijakan yang mengacu pada Sistem Pertahanan Rakyat Semesta bisa jadi solusi."ujarnya
Sementara
Rektor UMSU Prof. Agussani,
menyampaikan, kegiatan ini wadah untuk silaturahim warga persyarikatan
Muhammadiyah, sekaligus mendengarkan paparan isi buku karya Dahnil. Dia juga
mengatakan, UMSU siap mendukung kebijakan ketahanan pangan dan pembentukan
Komcad oleh Kemenhan.
"Bela negara
menjadi komitmen UMSU dalam dunia pendidikan.
Penanaman nilai nasionalisme dan cinta tanah air di UMSU, dimulai dari
sejak awal kuliah mahasiswa dengan menghadirkan steakholder untuk memberikan
wawasan kebangsaan," katanya.
Pada
kesempatan ini, Prof. Agussani turut melaporkan bahwa UMSU dan PWM Sumut
sebagai tuan rumah penyelenggara Muktamar 2027. Dia mengharapkan dukungan dan
masukan dari Jubir H Prabowo Subianto
selaku Capres terpilih priode 2024-2029.
Menanggapi hal
tersebut Dr. Dahnil dalam paparannya mengatakan siap bekerja sama untuk
memastikan Mukatamar Muhammadiyah tahun 2027, sukses terselenggara di Sumatera
Utara.
Bedah buku
diakhiri dengan penyerahan cendramata dari Rektor UMSU serta foto bersama. Hadir Ketua PWM Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah
Nasution, MA, Sektretaris PWA Sumut Yuniar R. Yoga, SE, Badan Pembina Harian
(BPH) UMSU, para Wakil Rektor UMSU,
Anggota DPRD dan DPD kota Medan, Tokoh Masyarakat Melayu, Para Ulama,
PDM/PDA/PCM/Ortom Ketua Pemuda/Dosen dan Kepala Lembaga di UMSU
PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030
PTMA Diminta Aktif Hidupkan IMM, FOKAL IMM Sumut Gelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Medan
Partai Gema Bangsa Sumut Dukung Gagasan Pembentukan Kementerian Transportasi dan Logistik
Bedah Buku Reformasi Sistem Transportasi dan Logistik Nasional : Integrasi Kebijakan Dinilai Kunci Efisiensi Distribusi
Tiga Wartawan PWI Sumut Ikuti Retret Bela Negara Kemhan RI