Kepala BKN RI Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045

Taufik Wal Hidayat - Selasa, 11 November 2025 14:00 WIB
Kepala BKN RI Prof. Zudan Ajak Mahasiswa UNPRI Jaga Toleransi dan Bangun Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045
analisamedan.com/ist
Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh berfoto bersama usai menjadi narasumber dalam Kuliah Umum Fakultas Hukum UNPRI Medan bertema “Birokrasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045: Harmonisasi Etika, Hukum, dan Teknologi dalam Smart Governance.” belum lama ini di Aula Utama Lantai 10 Kampus Unggul UNPRI, Jalan Sampul No. 3 Medan Petisah

Prof. Zudan yang selain sebagai seorang birokrat juga seorang akademisi, mengaitkan tema kuliah umum dengan semangat Sumpah Pemuda. Ia menegaskan bahwa pemilihan Bahasa Melayu sebagai Bahasa Nasional mencerminkan kesadaran akan toleransi dan persatuan bangsa. Ia mengingatkan mahasiswa untuk terus mengasah daya kritis, tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar, serta berani menjadi agen perubahan.

"Jadilah yang pertama, walau mungkin belum yang terbaik. Jangan takut belajar, jangan takut berbeda," pesan Prof. Zudan yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para peserta.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat mahasiswa UNPRI, Prof. Zudan memberikan beasiswa senilai Rp3 juta kepada dua mahasiswa terbaik yang berani bertanya dan berdiskusi aktif.

Prof. Zudan dalam paparannya juga menyampaikan beberapa strategi menuju Indonesia Emas, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, pembukaan lapangan kerja yang luas, dan pengentasan stunting. Ia menegaskan bahwa negara unggul hanya dapat lahir dari masyarakat yang berpendidikan, sehat, dan beretika.

Pembangunan Etika

Rektor UNPRI Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes., AIFO-K diwakili Wakil Rektor III, Refi Ikhtiari, S.Si., M.Sc., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan etika merupakan fondasi utama dalam mewujudkan generasi unggul Indonesia. Ia menegaskan bahwa UNPRI berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya berwawasan socio-technopreneurship berbasis teknologi informasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter kuat dalam membangun peradaban bangsa.

Editor
: Taufik Wal Hidayat
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru