Milad ke 50, Rektor UIN Sumut Wisuda 4.495, Ini Sejarah UIN Sumut dan Prestasi yang Dicapai
Sebagaimana yang kerap dipesankan Dirjen Pendidikan Islam Prof. Ali Ramdani dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof. Ahmad Zainul Hamdi, UIN Sumut sampai hari ini terus berupaya untuk menciptakan ekosistem kampus yang moderat, kampus yang dapat menerima keberagaman etnik dan agama dan kampus yang aman dan damai bagi semua.
Dikatakan rektor, UIN Sumut akan terus berjuang sebagai kampus penyemaian benih-benih moderasi beragama agar dapat tumbuh dan subur di bumi Indonesia.
"Sudah sepantasnya pada hari yang bersejarah ini,sivitas akademika UINSU Medan melakukan evaluasi terhadap perjalanan Panjang yang telah ditapakinya sampai berusia 50 tahun".
Angka 50 tahun, menurut Prof Nurhayati, tentu bukan usia yang dapat dikatakan muda, tetapi juga tidak dapat dikatakan usia yang sudah tua.
Usia 50 bagi Perguruan Tinggi sesungguhnya adalah usia yang sangat produktif untuk melahirkan karya-karya besar bagi bangsa dan agamanya.Baik dalam bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan juga Pengabdian Kepada Masyarakat.
Sampai hari ini, UINSU Medan yang sampai pertengahan tahun 1990, sebagai IAIN termuda dari 14 IAIN yang ada di Indonesia, telah berhasil masuk ke dalam jajaran 10 besar PTKIN baik dalam berbagai kategori.
UIN Sumut Medan Siapkan 15 Ekor Hewan Qurban untuk Sambut Iduladha 1447 H
Rektor UIN Sumut : Xinjiang, Kashgar, dan Beijing Miliki Sejarah Panjang Peradaban Islam Asia Tengah
UIN Sumut Gelar ADFEST 2026, Rektor : Mahasiswa dan Civitas Didorong untuk Terus Berinovasi
Dua Akademisi UIN Sumut Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Tegaskan Peran Ilmu Hadapi Tantangan Zaman
PT Musim Mas Hibahkan Smart Class ke UIN Sumut, Rektor : Akan Lahir Generasi Berkualitas dan Unggul