Pesta Literasi Indonesia 2025 Hadir di Medan, Angkat Isu Kesepian dan Koneksi
Emte mengajak peserta menjelajahi sisi personal dalam seni rupa. Dengan pendekatan yang membumi dan menyenangkan, lokakarya ini mempertemukan proses kreatif dan pengalaman batin lewat media cat air, menjadikannya sebagai pelengkap yang ekspresif dalam rangkaian acara.
Kehadiran Pesta Literasi Indonesia di Medan juga semakin semarak dengan adanya Semesta Buku. Melalui bazar ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai pilihan bacaan, mulai dari novel, nonfiksi, hingga buku ilustrasi, dengan penawaran menarik, termasuk diskon hingga 70% dan harga buku mulai dari Rp5.000.
Bazar ini tidak hanya memperluas akses terhadap karya-karya penulis Indonesia, tetapi juga menjadi ajakan terbuka untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian.
"Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tapi juga tentang membangun ruang dialog dan kepekaan terhadap pengalaman bersama. Pesta Literasi Indonesia adalah upaya merayakan keberagaman narasi, dari Medan untuk Indonesia," ujar Amie Puspahadi, Ketua Pesta Literasi Indonesia 2025.
Pesta Literasi Indonesia 2025 di Medan menjadi penanda bahwa kisah-kisah lokal dapat tumbuh menjadi percakapan nasional. Melalui kolaborasi antara Gramedia Pustaka Utama dan komunitas Ngobrol Buku, gelaran ini menjadi ruang terbuka untuk merayakan sastra, seni, dan kebersamaan di kota yang penuh energi dan kaya akan cerita. (Bardan)
analisamedan/dok
Pesta Literasi Indonesia 2025 hadir di Kota Medan dengan semangat merayakan keberagaman kisah dari Tanah Deli di Andaliman Hall, Roha Café, Jalan Abdullah Lubis Medan, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan dirangkai dengan diskusi panel, lokakarya dan pertunjukan musik.
Polisi Bongkar Dugaan Jaringan Vape Narkoba Malaysia di Medan
Dua Lokasi Diduga Jadi Sarang Narkoba Digerebek, 9 Pria Diamankan
Dua Pemuda Diamankan, Polisi Sita Lima Pil Ekstasi di Medan Denai
Kabur Lewat Trotoar, Mobil Pembawa 93 Kg Ganja Dihentikan
Melawan Saat Disergap, Pria di Percut Sei Tuan Diciduk Bawa Sabu dan Ganja