Rektor UMA Lantik Wakil Rektor dan Dekan Baru, Tegaskan Komitmen Menuju Green Digital University
analisamedan.com– Universitas Medan Area (UMA) resmi melantik jajaran Wakil Rektor dan Dekan untuk masa jabatan 2025 hingga 2027 dalam sebuah upacara khidmat di kampus utama, Kamis, (6 /11/2025). Pelantikan ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola akademik dan memperbarui komitmen terhadap visi "Green Digital University Menuju Kampus Berdampak."
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., dan turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs,M.Erwin Siregar MBA, para Dekan, Direktur Pascasarjana, serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMA.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Dadan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat arah pengembangan universitas di era transformasi digital dan globalisasi pendidikan. "Pelantikan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk memperbarui tata kelola universitas, memperkuat kolaborasi, inovasi, serta mewujudkan Green Digital University yang berdampak luas bagi masyarakat," ujar Prof. Dadan.
Adapun nama-nama pejabat yang dilantik untuk periode 2025–2027 adalah Sherlly Maulana, ST., MT. (Wakil Rektor Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran), Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. ( Wakil Rektor Bidang Mutu SDM dan Perekonomian) , Dr. Walid Mustafa Sembiring, S.Sos., M.IP. ( Wakil Rektor Bidang Minat Bakat dan Karir),Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt., Ph.D., CIMA. (Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi, dan Kemitraan), Prof. Dr. Syafrida Hafni Sahir, SE., M.Si. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ), Dr. Yurial Arief Lubis, S.Sos., M.IP. ( Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL).
Dalam arahannya kepada para Wakil Rektor, Prof. Dadan menekankan empat prioritas utama universitas ke depan yakni Peningkatan mutu akademik dan mahasiswa unggul, berbasis pembelajaran aktif, riset terapan, dan kompetisi nasional internasional. Penguatan SDM dosen dan tenaga kependidikan, berorientasi pada capaian kinerja dan dampak sosial. Peningkatan kolaborasi dan kemitraan strategis, dengan pemerintah, industri, dan masyarakat sipil. " Perluasan digitalisasi sistem universitas, melalui integrasi sistem SAIS, SWAMP-D, dan SILIMA untuk efisiensi, transparansi, dan mutu." katanya
Rektor juga memberikan pesan khusus kepada dua dekan yang baru dilantik. Kepada Prof. Dr. Syafrida Hafni Sahir, Rektor menekankan pentingnya FEB menjadi motor penggerak ekonomi kampus melalui penguatan riset, inovasi bisnis kreatif, dan dukungan terhadap UMKM serta ekonomi hijau.
"Saya harap FEB menjadi contoh nyata penerapan konsep Kampus Berdampak melalui kontribusi langsung bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan," tutur Rektor.
Sementara kepada Dr. Yurial Arief Lubis, Rektor berharap FISIPOL terus menjadi poros pemikiran kebangsaan dan laboratorium kepemimpinan publik. "FISIPOL harus menjadi kampus yang kritis namun solutif, berani namun beretika, serta ilmiah namun tetap humanis," ujarnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) M.Erwin Siregar, SE MBA,, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan UMA di bawah kepemimpinan Prof. Dadan Ramdan.
"Pelantikan ini adalah bagian dari proses pembaruan kepemimpinan yang sehat. Yayasan mendukung penuh langkah universitas untuk memperkuat sinergi antara akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Kami berharap para Wakil Rektor dan Dekan baru mampu bekerja kolaboratif, berintegritas, dan inovatif dalam mewujudkan visi UMA sebagai Green Digital University yang unggul dan berdampak," ujarnya.
Pascabanjir Sumut: 50 Mahasiswa UNIMED Tersenyum Lega Usai Dapat Bantuan dari BPKH dan Rumah Zakat
Ribuan Kayu Rimba Diduga Ilegal Diamankan, Yayasan CLS Dukung Langkah Gakkum Kehutanan
CLS dan MUI Kota Medan Gandeng Dinas LH Edukasi Warga Melalui Dakwah Ekoteologi
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Mualaf di Pandan
Rektor UIN Sumut : Xinjiang, Kashgar, dan Beijing Miliki Sejarah Panjang Peradaban Islam Asia Tengah