Santri Madrasah Aliyah Bina Santri Medan 100 Persen Masuk PTN

Sugiatmo - Senin, 22 Juni 2026 06:27 WIB
Santri Madrasah Aliyah Bina Santri Medan 100 Persen Masuk PTN
Analisamedan.com/suhayri
Pembina Yayasan Perguruan Bina Santri Medan, Drs. H Sotar Nasution didadampingi Ketua Yayasan Hj Rizkiyah Nasution, Kepala Madrasah Fajar Chairani dan para guru diabadikan bersama santri yang diwisuda di aula dalam Yayasan Perguruan Bina Santri Jalan Pasar III Medan, Sabtu (20/6/2026).

analisamedan.com - Kepala Madrasah Yayasan Perguruan Bina Santri, Fajar Chairani Nasution, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dengan prestasi seluruh siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Bina Santri yang 100 persen berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik melalui jalur undangan dan testing.

"Ini wujud nyata komitmen madrasah untuk mendidik anak dapat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, " kata Fajar Chairani di Aula Yayasan Perguruan Bina Santri Jalan Pasar 3 Medan, Sabtu (20/6/2026).

Dia menyampaikan itu ketika memberikan sambutan pada wisuda sekaligus pelepasan santri Yayasan Perguruan Bina Santri Medan juga mengingatkan kepada siswa untuk menjaga nama baik madrasah, sebab tantangan sesungguhnya bagi siswa adalah ketika berada di lingkungan kehidupan sehari-hari.

"Di madrasah ini para santri belajar dengan meminimalisir pemakaian android, menanamkan adab, menggali ilmu dengan standar keislaman yang kuat," ungkapnya.

Dikatakan, pembatasan penggunaan gawai tersbut mengingat penggunaan gawai di kalangan siswa ataupun pelajar sudah sangat mengkhawatirkan. Padahal penggunaan gawai secara berlebihan akan merusak kemampuan kognitif atau seluruh aktivitas mental yang berkaitan dengan proses pemahaman, perolehan, pengolahan, dan penggunaan pengetahuan.

Karena itu, ungkapnya santri minimal dalam menggunakan gawai atau handphone berbasis android. Tapi para santri lebih dipripritaskan menggunakan media pembelajaran secara langsung dan tentunya tetap dengan meminimalisir pemakaian gawai.

"Itu makanya siswa ketika pulang ke rumah akan disibukkan dengan mencari bahan pembelajaran atau keterampilan untuk esok hari," ungkapnya.

Pelaksanaan wisuda santri berlangsung khidmat dihadiri Pembina Yayasan Drs. H Sotar Nasution MHB, Ketua Yayasan Hj Rizkiyah Chairani SKM, MPd, mewakili Camat Medan Perjuangan, mewakili KUA, Pengawas Madrasah Kemenag Kota Medan,tokoh masyarakat, undangan dan para orang tua santri.

Dalam kesempatan itu, Fajar Chairani juga menyampaikan rasa syukur karena kompetensi dasar santri TKQ, MI, MTs dan MA dapat memenuhi target yang diharapkan.

Dia mencontohkan kompetensi santri TKQ sudah mampu menghafal ayat pendek dari Surah Ad Duha sampai An Nas. Begitu juga untuk santri Madrasah Ibtidaiyah dan MTs berhasil meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. (suhayri)

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru