Komisi I DPRD Medan Minta Perekrutan Kepling di Kelurahan Titipapan Transparan
analisamedan.com - Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom mengaku akan terus mengawasi pengangkatan Kepling 13 dan 14 di Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli. Perekrutan Kepling diminta transparan dan sesuai Perwal No 21 Tahun 2021.
Pernyataan itu disampaikan Reza Pahlevi asal politisi Golkar itu saat menerima delegasi masyarakat lingkungan 13 dan 14 Kelurahan Titipapan di ruang komisi 1 gedung DPRD Medan, Senin (21/4/2025). Saat delegasi itu, Reza didampingi Wakil Ketua Komisi I Muslim Harahap menerima pengaduan warga terkait keberatan dengan perekrutan Kepling.
Pada kesempatan itu, mewakili warga dari lingkungan 13, Sariman menyampaikan keberatan dengan perekrutan Kepling. Karena pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak transparan soal syarat dukungan.
"Kami berharap adanya transparansi syarat dukungan Lingkungan 13. Mohon keberatan kami difasilitasi dan SK Kepling supaya ditinjau ulang," pinta Sariman.
Sama halnya dengan aspirasi yang disampaikan Polen mewakili lingkungan 14 menyampaikan agar pengangkatan Kepling ditunda dulu. Sebab, ada indikasi syarat dukungan dari warga 30 persen sesuai Perwal tidak transparan. "Kami minta agar ditinjau ulang terkait syarat dukungan. Karena diduga tidak sesuai mekanisme yang ada di Perwal," ujar Polen.
Menyikapi keluhan yang disampaikan warga dari lingkungan 13 dan 14 menyampaikan untuk dilakukan RDP dengan menghadirkan Camat Medan Deli dan Lurah Titi Papan. "Kami akan terus pantau agar jangan sampai melanggar mekanisme yang berlaku," ucap Reza.
Sementara itu, Muslim Harahap mengatakan agar SK Kepling ditunda dan pihaknya akan mengawasi verifikasi ulang selanjutnya.
DPRD Medan Minta Pemko Serius Tangani Banjir di Jalan Letda Sujono
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS Sampaikan Catatan Penting
DPRD Gelar Paripurna HUT ke 436 Kota Medan, Momentum Perkuat Komitmen
Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025
Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang