Ribuan Jemaah dan Tokoh Agama Hadiri Zikir "Suara Hati Menuju Pilkada Damai" di Ponpes Al Kautsar

Ustadz Dr H Anhar Nasution SH MH : Memilih Edy-Hasan sama dengan memutus politik dinasti
Gustan Pasaribu - Selasa, 19 November 2024 11:42 WIB
Ribuan Jemaah dan Tokoh Agama Hadiri Zikir "Suara Hati Menuju Pilkada Damai" di Ponpes Al Kautsar
dok.analisamedan.com
Cawagubsu Hasan Basri Sagala bersama ribuan jemaah pengajian wanita Medan

Sementara itu, Ketua Pengajian Wanita Medan, Hj Dewi Harahap mengingatkan jemaah dengan komitmen kebijakan Edy Rahmayadi Gubernur Sumut.

"Waktu covid-19 yang membolehkan tetap jamaah di masjid, masjid tetap boleh dibuka, yang boleh masuk ke rumah dinas, yang bisa foto-foto, yang suka berbagi sembako, kain sarung ibu, siapa ," tanya Dewi disambut jawaban jemaah, Edy Rahmayadi.

Dewi kembali meyakinkan, jika Edy-Hasan jadi Gubernur-Wakil Gubernur rakyat Sumut lebih bebas masuk "istana" (rumah dinas gubsu-red).

Menurutnya, tugas Edy kini belum selesai, karena masih lima tahun. "Program itu harus sepuluh tahun. Kalau lima tahun masih urusan bongkar sana sini, makanya harus dilanjutkan lima tahun lagi," kata Dewi disambut tepuk tangan jemaah.

Dewi pun mengatakan, yang sepakat Edy melanjutkan, itu zikir kata hati. "Jadilah pemilih cerdas, kalau ada ngasi ngasi uang, ambil saja, ada yang serangan fajar tampung saja, sebab itu uang kita, uang rakyat," sebutnya.

Hasan Basri Sagala, mohon doa, dan kabarkan kepada keluarga besar masing-masing untuk datang ke TPS pada 27 Nopember mendatang, memilih Nomor 2, Edy-Hasan.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru