Dialog Kebangsaan di Medan, Amien Rais : Penguasa Negara Zalim Lebih Melayani Asing Daripada Bangsa Sendiri
analisamedan.com - Medan : Tokoh Politik Prof Dr HM. Amien Rais MA, menilai Penguasa Negara saat ini lebih melayani kepentingan bangsa asing daripada kepentingan bangsa sendiri.
Hal ini dirasakan adanya proses meminggirkan rakyat yang seharusnya menjadi pelaku namun harus menjadi penonton melihat kekayaan alamnya dibawa keluar negeri.
"Jadi memang yang namanya kezaliman sudah mendapat karpet merah, kezaliman dibidang social, ekonomi,politik,hukum dan kemanusiaan sudah terjadi cukup lama bukan semakin menipis tetapi, semakin besar sehingga melabrak semua aturan," ungkap Amien Rais, yang juga Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI 1999-2004 dalam Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan di Pimpimnan Cabang Medan Marelan, Minggu (21/1/2024) malam.
Amien Rais yang juga pernah menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah 1995-1998 menyampaikan pengalamannya sebagai pimpinan Muhammadiyah telah banyak belajar dari pimpinan pimpinan Muhammadiyah sebelumnya yang telah ia gantikan bahwa bendera Muhammadiyah itu adalah Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
"Jadi saya dibiasakan mengatakan yang hak itu hak dan yang salah itu salah dan saat ini saya memahami bahwa Muhammadiyah, tiba-tiba bungkam dan mungkin menghindari resiko dan ingin menjadi orang baik baik saja. Hal itu tidak bisa mengubah keadaan maka harus menjadi orang baik yang ikhlas punya keinginan memperbaiki bangsa dan Negara kita," ujarnya.
Bahkan saat ini katanya ada yang mulai hilang dari diri bangsa, yakni keberanian mengatakan yang benar itu benar, dan salah itu salah atau yang adil itu adil dan yang zalim itu zalim.
"Sehingga saya mencoba membangkitkan semangat itu kembali dengan mendirikan partai ummat yang pada bulan 17 Ramdhan tahun ini akan berusia 3 tahun".
"Mungkin kita ada melewatkan hal penting yang sama artinya dengan Amar Ma'ruf Nahi Munkar bahwa perlu ada gerakan menegakkan keadilan dan melawan kezaliman, bila kalimat Amar Ma'ruh dan Nahi Munkar lebih kepada gerakan ditingkat kemasyarakat maka menegakkan Keadlian dan melawan kezaliman ditujukan kepada penguasa," katanya.
Terkait pelaksanaan Pemilu 2024, Amien menilai akan menjadi momentum arah perbaikan bangsa bila rakyat cerdas dalam menggunakan hak pilihnya.
Segala persoalan bangsa saat ini hanya dapat diperbaiki dengan semangat perubahan mengedepankan keadilan dan menentan kezaliman itu.
"Bila Pasangan Anies Muhamaimin Menang maka negara ini nantinya akan menjadi lebih baik dimana kekayaan alam kita tidak lagi dibawa kabur keluar negeri, oligarki yang merusak ekonomi bangsa ini akan dibendung bahkan bisa diproses hukum," tutur Amien Rais yang juga Ketua Majelis Syuro Partai Ummat.
Dalam kunjungan silaturrahmi itu Amien Rais didampingi calon anggota DPD RI Dapil Sumut Rafdinal S.Sos. (gsp)
Gerindra Adopsi Gaya Politik PKS di Pilkada Deliserdang