DPRD Medan Dukung Penataan Belawan Bahari agar Lebih Layak
Meski progresnya masih sedikit, namun dia optimistis penataan akan dapat selesai di akhir tahun ini lantaran pengerjaannya cukup simpel, yakni hanya menutup salah satu pintu air sehingga air dan sampah dari laut tidak masuk ke pemukiman.
Kemudian pengerjaan penyediaan infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, drainase, dan jalan juga sedang dikerjakan.
"Per hari ini sudah 30 persen, tapi akan kekejar karena pekerjaannya enggak terlalu rumit, enggak terlalu besar," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Ia mengatakan, kawasan Medan Belawan Bahari merupakan kawasan pemukiman yang rawan banjir rob karena diapit oleh muara Sungai Belawan dan Deli.
Wahyu mengatakan dalam sehari, kawasan pemukiman yang diisi oleh sekitar 350 kepala keluarga (KK) ini bisa tergenang air selama 9-12 jam akibat banjir rob, pasang surut air laut, dan saluran air. Oleh karenanya, pihaknya menggandeng Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR untuk menutup salah satu pintu air.
Polrestabes Medan Tetapkan Anggota DPRD Kota Medan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
DPRD Medan Pertanyakan Mekanisme Penetapan Kepling X Gelugur Darat I
DPRD Medan Minta Dinas Lingkungan Hidup Pastikan Kelengkapan Dokumen IPAL RM Lembur Kuring
DPRD Medan Soroti Antrean BBM di SPBU
DPRD Medan Dukung RUU Pidana LGBT