Kasus Begal Meningkat, Medan Masuk Status Darurat Kejahatan Jalanan
Keempat, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, Pemerintah Kota Medan, dan masyarakat. Pemko Medan diminta memperbaiki sarana pendukung keamanan seperti penerangan jalan, pos keamanan, serta memperkuat program community policing untuk mendorong keterlibatan warga.
Kelima, Farid menyoroti kebutuhan transparansi dan akuntabilitas aparat kepolisian dalam penanganan kasus begal. Laporan rutin mengenai hasil operasi, penangkapan, barang bukti, dan perkembangan status hukum kasus dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik.
Farid menegaskan bahwa persoalan begal bukan sekadar kriminalitas biasa, tetapi masalah struktural yang membutuhkan strategi terukur dan keberanian politik. "Warga berhak merasa aman, dan aparat wajib menjawab dengan tindakan. Tanpa langkah nyata, Medan akan terus terjebak dalam siklus kejahatan yang berulang," ujarnya.
Ia menutup dengan seruan bahwa Medan membutuhkan lebih dari sekadar komitmen moral. "Kota ini membutuhkan revolusi keamanan," pungkas Farid.
GSN dan Patroli Gabungan Tekan Kriminalitas di Medan, 290 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Barang Bukti Disita
CLS dan MUI Medan Teken MoU , Dorong Program Nyata Pelestarian Lingkungan
Bandar Sabu Percut Sei Tuan Dilumpuhkan, 1 Ons Narkotika Gagal Beredar
Ketua PPIH Embarkasi Medan Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan
Polisi Gerebek Apartemen di Medan Area, Ratusan Vape Mengandung Narkoba Disita