Pengabdian Masyarakat Pertanian UMSU, Buat Pupuk Cair Biosaka dan Pestisida Nabati Berbahan Organik

Taufik Wal Hidayat - Selasa, 11 Juli 2023 16:43 WIB
Pengabdian Masyarakat Pertanian UMSU, Buat Pupuk Cair Biosaka dan Pestisida Nabati Berbahan Organik
analisamedan.com/istimewa
Tim PKM FP UMSU Foto Bersama Kelompok Tani Berdikar Jaya, Sabtu 24 Juni 2023
analisamedan.com -"Pupuk Biosaka terbuat dari lima jenis tanaman hijau yang diremas, kemudian dimasukkan ke dalam wadah berisi dua sampai lima liter air" merupakan bagian dari informasi yang disampaikan pada saat pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat UMSU 2023 yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 Juni 2023.

Kegiatan PKM UMSU 2023 itu di Kelompok Tani (Koptan) Berdikari Jaya dengan komoditi usaha tani jagung yang berlokasi di Desa Perpanden Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, dengan judul PKM adalah "Pembuatan Pupuk Cair Biosaka dan Pestisida Nabati Berbahan Organik"

Biosaka berasal dari dua suku kata yaitu Bio yang artinya hidup dan Saka singkatan dari "Selamatkan Alam Kembali ke Alam" sehingga secara harfiah Biosaka adalah elisitor yang berbahan aktif dari makhluk hidup yang berguna untuk menyelamatkan alam dengan cara alami, tidak hanya bermanfaat untuk melestarikan lingkungan. Biosaka juga bisa meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Selain itu, penggunaan Biosaka juga bisa menghemat pupuk kimia dari pabrik hingga 50 persen, mengurangi serangan hama penyakit. hasil panennya berkualitas dan Biosaka ini merupakan produk kearifan lokal. Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Program PKM yaitu Muhammad Thamrin, M.Si pada saat pembukaan kegiatan PKM didampingi anggota PKM yaitu Dr. Ir. Desi Ardilla, M.Si dan Dr. Bunga Raya Ketaren, SP., M.Sc dengan Anggota dari Mahasiswa yakni Muhammad Vallery dan Puspita Wulan Rahmadani.

Pembuatan Biosaka

Pelaksanaan kegiatan pelatihan oleh Tim PKM, juga didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan WKPP Desa Perpanden Riswan Rudyanto, SP.

Menurut Riswan pada pelatihan pembuatan Biosaka membutuhkan bahan yang sangat sederhana yaitu rumput atau daun-daunan sehat, sempurna, ukuran daun simetris, tidak terserang hama dan penyakit, tidak berlubang, ujung daun tidak kusam, tidak jamuran, dan warna daunnya merata.

Daun diambil dari pucuk cukup 2 sampai 4 daun dengan batangnya. Pilih rumput atau daun minimal 5 jenis berasal dari tanaman yang berbeda.

Setelah bahan dan alat tersedia, langkah berikutnya yaitu proses pembuatan Biosaka. Adapun cara membuat Biosaka dengan mudah, campurkan seluruh bahan dalam air bersih sebanyak 2 hingga 5 liter air.

Daun-daunan atau rumput diremas sembari terus diaduk. Peremasan dilakukan sampai semua bahan tercampur merata, biasanya memerlukan waktu 10 sampai 20 menit. Pencampuran bahan tidak boleh menggunakan blender, mesin, atau alat tumbuk. Setelah homogen secara sempurna kemudian saring Biosaka menggunakan saringan dan masukkan dalam botol atau jerigen. Ramuan Biosaka bisa langsung diaplikasikan dan sisanya dapat disimpan. Biosaka diaplikasikan dengan menyemprotkannya ke tanaman, mengikuti arah angin dan dikabutkan

Pembuatan Pestisida Nabati

Pada pelatihan pembuatan Biosaka di Kelompok Tani Berdikari Jaya ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pembuatan pestisida nabati organik berbahan baku Daun Nimba.

Daun nimba merupakan salah satu tumbuhan sumber bahan pestisida nabati yang dapat dimanfaatkan untuk pengendalian hama.

Daun nimba mudah ditemukan dilokasi pengabdian serta proses pembuatan yang mudah dan murah membuat antusias Kelompok Tani Berdikari Jaya mengikuti kegiatan ini sampai akhir acara.

Ketua Kelompok Tani yaitu Bapak Darmanta mengucapkan terima kasih akan pelaksanaan kegiatan PKM dari UMSU ini.

"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini, banyak sekali manfaat yang bisa kami dapatkan, ternyata Biosaka yang saat ini banyak diperbincangkan oleh petani se-Indonesia dapat dilatih juga di kelompok tani saya dan ternyata pembuatannya tidak sesulit yang saya bayangkan dan pembuatan pestisida nabati organik yang bahan bakunya yaitu daun Nimba ini, banyak di lokasi kami, "buatnya pun gampang" ujar Darmanta.

Membersamai kegiatan PKM ini, Dosen Fakultas Pertanian UMSU yaitu Khairunnisa Rangkuti, SP., M.Si, Sri Utami, SP., MP, Ir. Wizni Fadhillah, M.Agr, Dr. Sasmita, SP., M.Si, Fitria, SP., MP, dan Hazen Arrazie Kurniawan, SP., M.Si.

Editor
: Ilham Ridwan
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru