UTND Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi, Donald Estefanussia Kiroh Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Integritas
analisamedan.com - Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) Medan melalui Fakultas Bisnis dan Humaniora menggelar Penyuluhan Antikorupsi (PAKSI) dalam rangka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WIB tersebut mengangkat tema "Peran Kepatuhan (Compliance) dan Integritas dalam Mencegah Korupsi di Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja".
Materi penyuluhan disampaikan oleh Donald Estefanussia Kiroh, Penyuluh Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekaligus Compliance Senior Officer (CSO) PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan.
Penyuluhan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai antikorupsi, kepatuhan terhadap aturan, serta integritas sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membentuk karakter mahasiswa yang jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap prinsip antikorupsi.
Dalam pemaparannya, Donald Estefanussia Kiroh mengajak peserta memahami pentingnya membangun budaya antikorupsi, baik di lingkungan pendidikan maupun di dunia kerja. Kepatuhan dan integritas dinilai menjadi dua unsur penting dalam mencegah pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, serta berbagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip tata kelola yang baik.
Kepatuhan atau compliance tidak hanya berkaitan dengan menaati peraturan yang berlaku, tetapi juga mencerminkan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab secara benar, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, integritas merupakan landasan moral yang harus dimiliki setiap individu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta berani menolak praktik yang bertentangan dengan aturan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang bersih dari korupsi.
Dalam konteks dunia pendidikan, penerapan nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghindari tindakan menyontek, menjunjung tinggi kejujuran akademik, tidak melakukan plagiarisme, serta menaati peraturan kampus. Kebiasaan positif tersebut diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas ketika memasuki dunia profesional.
Di dunia kerja, kepatuhan dan integritas juga menjadi fondasi penting untuk menciptakan tata kelola organisasi yang baik. Setiap individu diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan, menghindari konflik kepentingan, serta menolak segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan institusi maupun masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Dr. Donald Frensius Pasaribu, S.T., S.M., M.M.; Dr. Dahlia Kusuma Dewi, S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Humaniora UTND Medan; serta Husni Amri dari Departemen Risiko PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan.
Sebanyak 77 mahasiswa mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut melalui Zoom Meeting. Partisipasi mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya pencegahan korupsi melalui pembentukan karakter dan penerapan prinsip tata kelola yang baik.
Melalui kegiatan PAKSI dalam rangka PKKMB ini, UTND Medan diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran antikorupsi di kalangan mahasiswa. Pendidikan antikorupsi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pendidikan serta dunia kerja yang bersih dari korupsi.
Yayasan Sosial Marga Ong Gelar Ulambana, Doakan Para Leluhur
Semarak HUT ke-81 RI, Pegadaian Kanwil I Medan Gelar PORWIL 2026 dan Adu Kreativitas
Lomba Orasi Damai 2026 Digelar, Polrestabes Medan Tekankan Aspirasi Tanpa Ujaran Kebencian
Kapolres Palas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2025
Pengacara Muda: USI Menang di MA dan 2 Dosen Raih Gelar Profesor