Aneh, Ada Proyek Pembetonan Jalan Menuju Lahan Galian Pasir Diduga Milik Oknum Ketua DPRD Asahan
analisamedan.com - | Asahan : Sejumlah warga Dusun III Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan merasa heran dengan bangunan jalan beton ready mix yang tiba-tiba saja dikerjakan dilokasi menuju tangkahan galian C tambang pasir yang disebut-sebut milik Ketua DPRD Asahan H.Baharuddin Harahap, SH.MH.
Padahal, masih banyak ruas jalan di desa tersebut yang kondisinya sangat parah. Seperti jalan protokol yang merupakan pintu masuk ke desa Tanjung Alam dan dibeberapa ruas jalan lainnya yang juga berada di Dusun III.
Amatan wartawan, di jalan menuju lokasi galian C tambang pasir milik Ketua DPRD Asahan, telah dibangun jalan beton ready mix berukuran lebih kurang 2x100 meter. Di lahan tersebut juga terdapat sebuah bangunan rumah dan dua mesin alat penghisap pasir dari bantaran sungai Silo Asahan.
SR (31) salah seorang warga Desa Tanjung Alam, Rabu (24/01/24) kemarin mengatakan bahwa pembangunan jalan beton ready mix di lokasi itu diduga kuat untuk memudahkan akses jalan keluar masuk truck yang memuat pasir dari lahan Ketua DPRD Asahan.
Dirinya merasa kecewa dengan sikap Ketua DPRD Asahan H.Baharuddin Harahap yang dinilainya hanya mementingkan diri sendiri, sementara banyak ruas jalan di Desa tersebut yang perlu diperbaiki.
"Dari situ aja kami sudah bisa menilai sikap Ketua DPRD Asahan yang mengutamakan kepentingan pribadinya ketimbang kepentingan masyarakat banyak. Dia gak patut untuk dijadikan pemimpin lah, kita lihat aja, lolos gak dia ke senayan nanti," cetusnya.
Terkait hal itu, Imran Kepala Dusun III Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap Asahan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/01/24) melalui selulernya mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui pasti kapan proyek itu dikerjakan. Sebab ia lebih banyak berada di Medan untuk menjaga anaknya di Rumah Sakit.
Saat ditanya dari mana sumber dana proyek tersebut, Imran mengatakan bahwa pembangunan proyek jalan beton ready mix menuju lahan Ketua DPRD Asahan itu berasal dari APBD Asahan.
"APBD Pak, kenapa itu Pak, mungkin iya Pak, sebab pada waktu itu saya di Medan Pak," ucapnya singkat.
Lain halnya dengan Sulasmi, Kepala Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap. Beberapa kali dihubungi dan dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sulasmi enggan menjawab.
Hingga saat ini Ketua DPRD Asahan H.Baharuddin Harahap juga enggan menjawab konfirmasi wartawan mengenai pembangunan jalan beton ready mix yang menuju lahan galian C tambang pasir miliknya. Konfirmasi yang dilayangkan wartawan via aplikasi whatsappnya hingga kini juga tak berbalas. (ds)
Menjadi Jantung Ekonomi Asahan, Stasiun Kisaran Layani 54.866 Penumpang pada Maret 2026
KAI Sumut Kejar Pelaku Pelemparan terhadap KA di Asahan, Asisten Masinis Alami Luka
Usai OTT Kadis PUPR Sumut, Pemprov Undang Ratusan Pimred Media
Berpotensi Rugikan PTPN, KPK Didesak Usut Kerjasama Proyek Kota Deli Megapolitan di Deliserdang
BPK Temukan Masalah dalam Kontrak Proyek Kota Deli Megapolitan