Di Samosir, Dugaan Perselingkuhan Kepala Sekolah dan Wakilnya Hangat Dibicarakan

Frans Zul Sianturi - Senin, 17 April 2023 13:24 WIB
Di Samosir, Dugaan Perselingkuhan Kepala Sekolah dan Wakilnya Hangat Dibicarakan
istimewa
Salah satu sekolah swasta di Kecamatan Pangururan
analisamedan.com -Dugaan perbuatan perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala sekolah berinisial MM dan wakilnya berinsial RD pengajar di Sekolah Swasta Pangururan, di salah satu hotel menjadi pembicaraan hangat oleh masyarakat di Kecamatan Pangururan.

Informasi yang dihimpun, Senin (17/4/2023), perselingkuhan antara kedua pendidik itu diketahui pada 15 Maret 2023 saat suami RD berisial PS melakukan penggrebekan terhadap keduanya.

Dalam video penggerebekan itu, tampak suami RD berlari mengejar oknum kepala sekolah berinsial MM ke mobilnya setelah sebelumnya mendobrak pintu kamar mandi dan memaki maki istrinya RD. Bahkan, sebelum keduanya ketahuan, PS tampak berusaha mencari keduanya dikawasan hotel hingga menyusuri ke sebuah kapal kayu yang bersandar di hotel itu.

Dalam video itu, setelah ketahuan, PS terlihat berbicara dengan MM. Perdebatan terus berlanjut dan PS menanyakan apakah logis seorang laki laki dan perempuan satu kamar di hotel, apalagi perempuan itu merupakan istrinya.

Persoalan ini pun akhirnya sampai kepada pihak Yayasan sekolah tersebut. Hingga akhirnya pada 3 April 2023 oknum kepala sekolah berinisial MM dan wakilnya berinsial RD pun dibebastugaskan.

Namun, selang hampir sepuluh hari, pada 12 April 2023, pihak Yayasan kembali mengaktifkan keduanya. Alasan Yayasan mengaktifkannya, karena keduanya ditemukan tidak bersalah dan pihak keluarga sudah berdamai. Padahal seyogianya, proses perdamaian perselingkuhan antara oknum kepala sekolah berinisial MM dan wakilnya berinsial RD harusnya sepengetahuan oleh para guru disekolah tersebut, bukan keputusan sepihak dari Yayasan.

Sementara itu, salah satu guru yang tidak bersedia namanya di ekspos menyesalkan keputusan Yayasan yang kembali mengaktifkan oknum kepala sekolah berinisial MM dan wakilnya berinsial RD, padahal diduga sudah ketahuan berselingkuh.

Diakuinya, perbuatan perselingkuhan oknum kepala sekolah berinisial MM dan wakilnya berinsial RD sudah mencoreng marwah pendidikan dan sekolah, apalagi sekolah keagamaan yang ada di Kabupaten Samosir.

Bukti video penggerebekan seharusnya menjadi pertimbangan oleh Yayasan dalam menonaktifkan keduanya dari dunia pendidikan. "Ada apa oknum kepala sekolah berinisial MM, sehingga kasus ini selesai, dan saya masih percaya Tuhan pasti melihat persoalan ini, dan secepat apapun kebohongan berlari pada akhirnya akan dikalahkan oleh kebenaran," kata pria sumber terpercaya ini.




Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru