Dua Angin Puting Beliung Menyerupai "Naga" Muncul di Danau Toba Minggu Sore
Frans Zul Sianturi - Minggu, 13 Agustus 2023 21:44 WIB
istimewa
Dua Angin Puting Beliung membelah perairan Danau Toba
analisamedan.com -Angin puting melanda perairan Danau Toba pada Minggu, 13 Agustus sore dan menghebohkan masyarakat yang tinggal di daratan, sekitar pukul 17.00 wib dan berlangsung kurang lebih 30 menit.
Dua angin puting beliung yang berwarna putih dan sangat tinggi terlihat membelah perairan Danau Toba dan terlihat sangat jelas dari pemandangan Huta Ginjang Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.
Informasi yang dihimpun dari petugas Geopark Kaldera Toba di Kecamatan Muara, Switno Rajagukguk, angin puting beliung membuat masyarakat yang ada di perairan Kabupaten Toba, Kecamatan Porsea, panik dan berusaha melihat lebih dekat pemandangan yang langka itu.
"Dua angin puting beliung terlihat jelas dari Huta Ginjang Muara dan ini pemandangan langka di Danau Toba," kata Switno kepada AnalisaMedan.com.
Sementara itu, petugas Geosite di Bakkara, Humbang Hasundutan, Gonggom Lbn Toruan menyampaikan, ada mitologi yang beredar di masyarakat Toba tentang fenomena puting beliung yang sudah jarang terjadi.
"Sewaktu kami masih anak-anak, diceritakan kemunculan puting beliung dikarenakan adanya dua naga (dari atas dan dari bawah) yang bertarung di Danau Toba. Kalau naga atas yang menang, maka itu pertanda akan musim kemarau. Sebaliknya kalau naga bawah menang, pertanda akan musim hujan dan para tetua dahulu punya ritual menangkal kehadiran mereka di daratan, dengan membaca mantera tertentu serta menancapkan sebilah pedang di tanah menghadap puting beliung," kata Gonggom.
Ia juga meyakini kedatangan dua angin puting beliung ini mengisyaratkan sebuah pertanda kedepannya.
Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dihadirkan Sebagai Saksi Oleh Jaksa, Bolusson Pasaribu Kecewa Sidangnya Malah Ditunda Oleh Jaksa
Dua Eks Pejabat BPN Samosir Jadi Saksi Dan Diminta Segera Disidik
Sidang Lanjutan Mangindar Simbolon, Hakim Minta Hiskia Simarmata Harus Disidik
Kepengurusan Geopark Kaldera Toba Harus Semi Independen, Pengurus Tidak Mampu Mundur
Sampah Menumpuk dan Bau Menyengat di Danau Toba, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Akan Disurati
Belajar Dari Guru Dan Pengajar Langkawi
Komentar