Irigasi Tidak Berfungsi, 300 Ha Sawah di Palas Terancam Alih Fungsi
analisamedan.com - Kondisi irigasi di Lubuk Marsonja, Desa Simanuldang, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas) telah lama tidak berfungsi.
Akibat tidak berfungsinya saluran irigasi ini,akan berdampak mengancam 300 hektare lahan persawahan beralih fungsi ke perkebunan kelapa sawit dan karet.
Kondisi itu diketahui disaat kunjungan kerja Plt Kadis Pertanian Palas, GT Hamonangan Daulay bersama Kabid Sarana Prasarana, Herman, untuk memastikan pupuk bersubsidi mudah dan murah sampai kepada para petani sesuai eceran tertinggi (HET) di Kecamatan Barumun Baru, Senin (2/6/2025).
Kunjungan ke distributor pupuk UD Raja Tani milik Parnis Siregar itu di Desa Sigorbus, Kecamatan Barumun Baru, turut disaksikan Koordinator Penyuluh Barumun Baru, Abdul Malik Hasibuan, Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Aipda Janfery L Tobing dan para ketua Kelompok Tani di wilayah tersebut.
GT Hamonangan Daulay mengingatkan dan menekankan, agar distributor dan para ketua kelompok tani memberikan kemudahan dan harga sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah kepada para petani.
"Jangan sampai ada keluhan para petani pupuk bersubsidi susah dan harga mahal. Kita pasti akan tindak tegas," ucap GT Hamonangan Daulay.
Usai memastikan harga pupuk bersubsidi sesuai HET di wilayah itu, Plt Kadis Pertanian bersama masyarakat dan para ketua kelompok tani melaksanakan penaburan pupuk ke sawah warga di desa tersebut.
Kemudian dilanjutkan peninjauan lokasi irigasi DI Lubuk Marsonja Desa Simanuldang yang telah tahunan tidak berfungsi dan mengakibatkan sedikitnya 45 hektare lahan persawahan beralih fungsi.
PMI Palas Gelar Musyawarah Kerja dan Orientasi Kepalang Merahan
Adi Siregar Ditunjuk Plt Kepala BPBD Palas
Heboh, Beruang Madu Berkeliaran di Pemukiman Pasar Sibuhuan Palas
Bupati Kukuhkan 62 Paskibra Tingkat Kabupaten Palas
Akhinya Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Anak di Palas