Irigasi Tidak Berfungsi, 300 Ha Sawah di Palas Terancam Alih Fungsi
"Kondisi ini telah berlangsung 5 tahun lebih dan telah mengakibatkan ratusan hektare sawah tidak terairi dengan baik dan terancam beralih fungsi" kata Ketua Kelompok Tani Jaya Tani, Hendra Saputra.
Ia menambahkan, atas kondisi itu pihaknya berharap kepada Pemda Palas dan Dinas terkait utamanya UPTD Gunung Tua memperhatikan dan memperbaiki irigasi tersebut yang sangat dibutuhkan para petani di wilayah itu.
Koordinator Penyuluh Barumun Baru, Abdul Malik Hasibuan menambahkan, persawahan warga yang diari irigasi Lubuk Marsonja tersebut sedikitnya ada 300 hektare lahan persawahan untuk Kecamatan Lubuk Barumun, Barumun Baru hingga Kecamatan Barumun.
"Insyaallah kalau irigasi ini berfungsi, kita pastikan akan ada pertambahan lahan persawahan sekitar 200 hektare lagi," ucap Abdul Malik Hasibuan.
GT Hamonangan Daulay menanggapi tidak berfungsinya Irigasi tersebut mengatakan,e pihaknya akan segera berkoordinasi dengan UPTD Gunung Tua terkait kondisi irigasi itu dan meminta kerja sama Gapoktan nantinya dan pihak-pihak terkait untuk penanganan irigasi tersebut.(Ibnu)
PMI Palas Gelar Musyawarah Kerja dan Orientasi Kepalang Merahan
Adi Siregar Ditunjuk Plt Kepala BPBD Palas
Heboh, Beruang Madu Berkeliaran di Pemukiman Pasar Sibuhuan Palas
Bupati Kukuhkan 62 Paskibra Tingkat Kabupaten Palas
Akhinya Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Anak di Palas