Jelang Ramadan, Sutarto Desak Pemprov Sumut Kendalikan Harga Sembako
Selain pemantauan harga, Sutarto menekankan pentingnya pengawasan distribusi pangan dari daerah sentra pertanian ke seluruh wilayah Sumatera Utara agar tidak terjadi kelangkaan di daerah tertentu yang berujung pada ketidakstabilan harga. "Agar pasokan merata dan tidak ada daerah yang mengalami kekosongan stok, sehingga harga tetap terkendali," jelasnya.
Sutarto juga meminta pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap praktik penimbunan dan berbagai bentuk kejahatan pangan yang bertujuan meraup keuntungan saat permintaan meningkat. Praktik seperti penimbunan, repacking, pengoplosan bahan pokok, penyelundupan, hingga peredaran produk tanpa standar mutu dan izin edar harus ditindak tanpa kompromi.
Ia menilai, pemerintah perlu mempersempit ruang gerak spekulan yang kerap memanfaatkan momentum Ramadan untuk memainkan harga di pasar. "Tingginya permintaan menjelang puasa sering dimanfaatkan oleh oknum spekulan. Ini tidak boleh dibiarkan, aparat penegak hukum harus bertindak tegas," tegasnya.
Sutarto berharap, selama Ramadan 2026 masyarakat tidak merasa khawatir dalam memenuhi kebutuhan pangan, karena stok mencukupi dan harga tetap stabil. "Dengan kondisi itu, masyarakat bisa lebih tenang dan fokus menjalankan ibadah selama bulan Ramadan," pungkasnya.