Jembatan Gantung di Kecamatan Ulu Sosa Rusak, Ancam Keselamatan Warga Yang Melintas

Sugiatmo - Senin, 12 Agustus 2024 19:20 WIB
Jembatan Gantung di Kecamatan Ulu Sosa Rusak, Ancam Keselamatan Warga Yang Melintas
analisamedan/ibnu
Jembatan gantung yang menghubungkan tiga desa,kondisi rusak dan dikhawatirkan ancam keselamatan warga yang melintas

analisamedan.com -Kerusakan lantai papan jembatan gantung yang telah banyak lepas dan hilang,di Desa Tiga Serangkai, di Kecamatan Ulu Sosa,dikhawatirkan mengancam keselamatan warga yang melintas di jembatan tersebut.

Kondisi jembatan gantung yang menjadi akses keluar masuknya warga ke desa, saat ini sudah mengalami rusak dan sulit dilalui kendraan maupun pejalan kaki yang melintas.

Jembatan gantung sepanjang 85 meter yang terbentang diatas sungai tersebut,menghubungkan antara Desa Handio, Mandian dan Desa Bonan Dolok sebagai akses utama menuju kecamatan Ulu Sosa.

Kepala Desa Mandian Hasrul Hasibuan mengatakan, jembatan gantung ini merupakan akses jalan menuju Desa Handio atau Desa tiga Serangkai yang setiap harinya dilintasi warga.

"Jembatan gantung terbuat dari besi dengan lantai bantalan jembatan bahan kayu tersusun rapi,tetapi saat ini sudah berlubang -lubang karena papan lantai lapur dan jatub kebawah sungai," terangnya,Senin(12/8/2024).

Rusaknya jembatan gantung itu,lanjutnya akibat paku yang menguatkan lantai sudah banyak lepas, dan besi pembatasan kiri dan kanan juga sudah banyak yang rusak dan terputus.

Ia mengakui, kondisi jembatan gantung ini sudah mulai lapuk tak dapat dilalui. Tali besi yang menggantung antara kedua sisi pun sudah berkarat dan sudah banyak yang putus sehingga cukup mengkhawatirkan.

Kepala Desa Handio, Raja Amat Muda Hasibuan mewakili masyarakat tiga serangkai mengatakan, apabila jembatan gantung itu rusak, ekonomi masyarakat di Desa Tiga Serangkai itu akan lumpuh, karena akses jalan tidak dapat dilewati warga.

Ia menjelaskan, jembatan gantung ini adalah akses satu- satunya warga keluar masuk menuju Ibu Kota Kabupaten maupun ke kecamatan Ulu Sosa dan Kecamatan lainnya.

Bahkan, kata Raja jembatan ini sebagai sarana akses untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat dan juga untuk mendapat kebutuhan sehari -hari keluarga yang berbelanja di pusat Pasar Sibuhuan.

"Kondisi jembatan gantung, sudah sangat dikhawatirkan karena bakal tidak bisa dilalui oleh kenderaan dan pejalan kaki karena papan lantai sudah banyak yang hilang dan rusak," bebernya.

Kata dia, dikhawatirkan jembatan tersebut semakin lama akan hancur total sehingga berdampak terisolirnya beberapa desa yang mengunakan akses jembatan gantung ini.

"Kalau jembatan rusak total, kami akan terisolir karena tidak ada lagi akses jalan terkecuali menyeberangi sungai sosa.Apabila musim penghujan dan air sungai meluap,warga tidak bisa lagi keluar dari desa,"keluhnya.

Masyarakat berharap, Pemkab Palas atau Dinas PU Palas dapat segera melakukan perbaikannya atau rehab jembatan gantung sebelum hancur total atau putus total sehingga melumpuhkan ekonomi warga. (Ibnu).


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru