Kapal Logistik Tak Beroperasi, Ribuan Warga Pulau Simuk Nisel Terancam Kelaparan
analisamedan.com - Akibat kapal pengangkut logistik tidak beroperasi, ribuan warga di Kecamatan Simuk, Pulau Simuk, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, terancam kelaparan karena tidak adanya bahan makanan pokok yang dijual.
Dikutip detikSumut, Jumat (22/9/2023), kondisi tersebut sudah terjadi sepekan terakhir, kini anak-anak dikabarkan mulai sakit.
"Kapal pengangkut logistik ini kan sudah ada tiga minggu tidak masuk dan krisis pangan itu sudah terjadi sejak 6 (atau) 7 hari yang lalu," kata Camat Simuk, Gentelman Bago.
Kapal-kapal pengangkut logistik tersebut tidak bisa berangkat ke Pulau Simuk diakibatkan cuaca yang ekstrem. Sudah beberapa pekan terakhir gelombang besar terjadi di sekitar Pulau Simuk yang terdapat di Samudra Hindia.
Ada sekitar 3.000 jiwa penduduk Pulau Simuk yang mengalami bencana kelaparan, yang tersebar di 6 desa di Kecamatan Simuk.
Untuk bertahan hidup, penduduk setempat mengkonsumsi olahan dari tepung terigu hingga mi instan. Dalam beberapa terakhir, masyarakat mulai mengkonsumsi sagu.
Belakangan ini, banyak anak-anak yang mulai jatuh sakit. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan warga yang meninggal dunia.
"Kalau beberapa hari yang lalu, terlebih 2 hari yang lalu sudah banyak anak-anak yang sakit, lemas, namun belum ada yang meninggal dunia," ungkap Camat.