Kisah Pilu Juliati, Hidup Sebatang Kara Dipelosok Desa Ditinggal Kedua Orangtua Dikunjungi Kapolsek
analisamedan.com -Kisah pilu seorang bocah perempuan,Juliati Boru Rambe(10) pelajar SD Kelas IV,di Dusun Sigoring -goring Desa Pangikiran Dolok, Kecamatan Barumun Tengah,Kabupaten Padanglawas (Palas).
Perjalanan hidupnya mengalami nasib yang cukup pilu,lantaran tinggal dirumah papan sebatang kara.
Ia hidup seorang diri lantaran ditingal kedua orangtuanya seorang dirinya. Sementara sang ayah tersangkut kasus hukum ,entah dilembaga permasyarakat saat ini atau entah dimana keberadaannya, sementara ibu kandungnya telah meninggal dunia dan kakak meninggalkan adik,tidak diketahui keberadaannya , sehingga harus tinggal jauh dipelosok desa.
Kondisi rumahnya papan berada di desa Pangikiran Dolok , Kecamatan Barumun Tengah kondisi cukup memprihatinkan.
Juliati sapaannya bercerita, sejak ditinggal kedua orangtua serta kakaknya,sehari -harinya tinggal.sebatang kara dengan apa adanya.
Saat itu ia masih belia, sementara ibu kandung sudah tiada dan kakakny pergi entah kemana.Sedang sang ayah berada dilembaga permasyarakatan atau tidak diketahui khabarnya,ia saat ini mengenyam pendidikan di sekolah dasar di desa tersebut.
Bocah perempuan sebatang kara ini, bertahan hidup sehari -hari,Juliati atas bantuan warga desa dan pamannya yang bertempat tinggal di desa lainnya.
Bangun Komunikasi Humanis, Polsek Medan Tuntungan Gelar Coffee Morning Bersama Mitra Pers
Satukan Persepsi, Kapolsek Hutaimbaru Ajak Para Kades Perang Usir Narkoba Dari Desa
Jabat Kapolsek Hutaimbaru, Iptu A Edi Sitompul Sosok Polisi Yang Ramah dan Mudah Membaur
Kapolsek Medan Baru Tekankan Makna Alquran dalam MTQ ke-59 Medan Petisah
Forwatun Paparkan Program 2026, Kapolsek Tuntungan Siap Dukung