Monitoring Dewan Pendidikan di Pedalaman Sibolangit Temukan 10 Siswa Belum Masuk Dapodik

Gustan Pasaribu - Jumat, 28 Agustus 2026 17:40 WIB
Monitoring Dewan Pendidikan di Pedalaman Sibolangit Temukan 10 Siswa Belum Masuk Dapodik
analisamedan.com/gustanpasaribu
Wakil Ketua Dewan Pendidikan Deli Serdang Dr Jamiluddin Marpaung MA bersama Dekan FKM UINSU Dr Nursapiah Harahap MA dan para tenaga pendidik saat menotoring di Sekolah Dasar Negeri se Kecamatan Sibolangit


Monitoring juga dilakukan di SDN 101845 Suka Makmur Sibolangit yang dipimpin Kepala Sekolah Mahdalena Guru Singa, SDN 101837 Bahtera, serta SDN 106821 Suka Makmur yang dipimpin Kepala Sekolah Servista Bukit. Para kepala sekolah menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi, terutama terkait pemenuhan tenaga pendidik, administrasi siswa serta dukungan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah pedalaman.

Sementara itu, Dekan FKM UINSU, Dr. Nursapia Harahap, M.A., menilai sekolah dasar memiliki posisi yang sangat penting dalam alur pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan dasar bukan sekadar tempat anak memperoleh pengetahuan akademik, tetapi merupakan fase awal pembentukan karakter, sikap, disiplin dan kemampuan sosial anak. "Sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam alur pendidikan nasional. Di sinilah awal terbentuknya karakter anak. Ketika fondasi karakter dan kemampuan dasar mereka kuat, nantinya mereka akan lebih mampu beradaptasi ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ketika memasuki perguruan tinggi," jelas Nursapia.

Jamiluddin menegaskan seluruh hasil monitoring akan dihimpun menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi Dewan Pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Ia berharap persoalan kekurangan guru, kelengkapan dokumen kependudukan, validasi Dapodik dan dampaknya terhadap BOS dapat segera ditindaklanjuti. "Kita ingin memastikan anak-anak di daerah pedalaman mendapatkan hak pendidikan yang sama. Sekolah dasar adalah fondasi pendidikan sekaligus pembentukan karakter. Karena itu, persoalan yang ditemukan di lapangan jangan berhenti sebagai catatan monitoring, tetapi harus ada tindak lanjut konkret dari pemerintah," tegas Jamiluddin.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru