PKBM Cendana dan Mazta El Khair Kolaborasi Kembangkan Seni Dakwah Hadrah
analisamedan.com -Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Cendana berpusat di Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang bersama Majelis Zikir dan Taklim (Mazta) El-Khair Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi kembangkan seni dakwah hadrah.
"Kolaborasi dimaksudkan untuk saling mendukung karena punya program yang sama dan satu tujuan," ungkap Ketua PKBM Cendana Patimah, Rabu (10/9) usai siaturahim dengan Ketua Mazta El-Khair Amirul Khair.
PKBM Cendana dalam program edukatif, kreatif dan inovatifnya menjadikan seni hadrah sebagai salah satu kreativitas yang akandikembangkan ke depan bagi peserta didik dan warga binaannya. Sebab hadrah punya nilai plus tidak saja sebagai sebuah ksenian, tapi di dalamnya ada unsur dakwah bernilai ibadah.
PKBM Cendana yang berada di kawasan pesisir pantai sangat erat dengan tradisi melayu sebagai tanah kelahiran lembaga yang konsentrasi memberdayakan potesi masyarakat pesisir sehingga berdaya serta berguna tidak saja untuk diri sendiri, tetapi juga menginspirasi orang lain.
Ke depan kolaborasi PKBM Cendana dengan Mazta El-Khair punya orientasi untuk menumbuhkembangkan kesenian hadrah khususnya di daerah Kecamatan Pantailabu sekaligus mendakwahkan Islam ke tengah-tengah umat lewat senandung salawatan juga kajian keislaman.
"Seperti pepatah bilang, sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui. Program berjalan, dakwah tersampaikan, manfaat dirasakan," terang Patimah seraya berharap kkolaborasi tersebut bisa memberikan manfaat kedua pihak baik PKBM Cendana maupun Mazta El-Khair.
Dakwah Lewat Seni
Sementara Ketua Mazta El-Khair Amirul Khair menuturkan, sejalan dengan PKBM Cendana, majelis yang didirikannya dalam konsep dakwah tidak saja melalui metode taklim seperti ceramah, zikir dan doa bersama.
Mazta El-Khair juga menggunakan metode dakwah melalui seni, seperti teater, puisi, stand up syariah, termasuk hadrah yang banyak diganderungi anak remaja saat ini lewat pujian salawatan kepada NNabi Muhammad Saw.
Syair-syair Hadrah sendiri adalah senandung pujian dan bentuk kecintaan terhadap Nabi Muhamamd Saw yang bukan saja sebagai rasul penyampai pesan ilahi, tapi juga rahmatan lil Alamin (Rahmat bagi semesta alam) dari Sang Khalik Allah Swt.
"Salawatan itu merupakan bentuk cinta kita kepada Nabi Muhammad sebagai kekasih juga Nur Allah. Kalau kita bercita-cita ingin masuk ke dalam surga, maka tidak akan mungkin terwujud bila tidak mencintai rasulullah," jelas Amirul Khair.
Amirul Khair sangat mengapresiasi dukungan Ketua PKBM Cendana untuk berkolaborasi dalam pengembangan seni dakwah hadrah yang bukan saja sebagai program inovatif dan kratif, tapi juga akan menjadi sarana dakwah serta beribadah.
Dalam kesempatan itu, Ketua PKBM Cendana Patimah menyerahkan peralatan hadrah sebagai fasilitas pendukung untuk dimanfaatkan dalam masa pengembangan seni dakwah program kolaborasi tersebut dan secara perlahan akan terus ditingkatkan.*
Bina Santri Got Talent Berlangsung Meriah
UMA, Universitas Efarina dan Universitas Senior Melaksanakan PKM di Padang Bulan Selayang II
Perpulangan Konsulat Deliserdang II Digelar, Ponpes Mawaridussalam Tampilkan Seni Dakwah Kreatif
Maulid Nabi Muhammad dan Tasyakuran Milad Perdana Mazta “El-Khair” Sumut
Mazta El-Khair dan IRMAJA Kubahsentang Buka Puasa Bersama