Ribuan Jemaah Hadiri Penutupan Maulid Arbain Majelis Taklim Alfatih
analisamedan.com - Ribuan jemaah tumpah-ruah menghadiri penutupan 'Maulid Arbain' (Maulid 40 malam berturut-turut) 1446 Hijriah yang digagas Majelis Taklim Alfatih di Pondok Pesantren Abu Alfatih, Jalan sukasari, Dusun I, Desa Galang Suka, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Senin (14/10).
Pimpinan Majelis Taklim Alfatih Kiai H Ferry Saptadiputra memaparkan, Maulid Arbain merupakan bentuk cinta kepada manusia mulia kekasih Allah Swt Baginda Nabi Muhammad Saw yang harus senantiasa ada dalam diri setiap muslim.
Selama 40 malam berturut-turut, Maulid Arbain yang dilaksanakan secara bergantian dengan berkeliling dari satu masjid dan musalla serta kediaman masyarakat meliputi 2 kecamatan yakni, Galang dan Pagarmerbau, bahkan sampai ke Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).
"Terima kasih untuk semua jemaah yang istiqomah mengikuti Maulid Arbain selama 40 malam berturut-turut menempuh malam, kadang hujan, jalannya juga becek (berlumpur) bahkan sampai naik rakit dan pulangnya sampai jam 2 malam dan besoknya harus bekerja lagi," ungkap Ferry.
Bahkan antusias jemaah terhadap Maulid Arbain yang merupakan tahun ke-2 terlihat dari banyaknya permintaan siap menjadi tuan rumah tidak tertampung mengingat jadwal kegiatannya hanya 40 malam saja.
"Semangat jemaah luar biasa untuk bermaulid Arbain ini. Sampai-sampai banyak permintaan siap menjadi tuan rumah tidak bisa dipenuhi. Insya Allah, karena masih dalam bulan Rabiul Akhir, kita akan maulid bersama-sama terus," jelasnya.
Secara khusus Ferry yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Abu Alfatih mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para ustaz yang mengisi kajian selama bergulirnya Maulid Arbain, sejumlah kepala desa yang turut mendukung, Pengurus Badan Kemakmura Masjid/Musalla (BKM) tim hadrah Baiturrahman, tim khidmat Majelis Taklim Alfatih dan semua jemaah serta pihak yang sudah mendukung.
Cinta Nabi
Malam penutupan Maulid Arbain diisi kajian agama disampaikan Ustaz Muhammad Fadhli Sudiro yang memaparkan kemuliaan majelis-majelis cinta Baginda Nabi Muhammad Saw seperti digagas Majelis Taklim Alfatih serta menguraikan dahsyatnya efek dari cinta nabi tersebut.
Kecintaan terhadap Nabi Muhammad Saw bukan saja bersifat ukhrowi dengan mendapatkan syafaatnya di hari Kiamat. Bahkan di dunia pun bisa mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan sembari memaparkan fakta-fakta sejarah dahsyatnya cinta kepada Nabi Saw sampai kepada praktik-praktik bernegara.
Sebelumnya Kepala Desa Galang Suka Suhelman sangat mengapresiasi kegiatan Maulid Arbain yang selama 40 malam berturut-turut terus menunjukkan kecintaaan kepada Rasulullah Saw dengan harapan semua jemaah yang turut serta menjadi manusia mulia dengan sebab cinta kepada Nabi Saw.
"Tentunya semuanya ini menunjukkan kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah Saw. Mudah-mudahan kita semua menjadi manusia-manusia mulia," ucapnya.
Suhelman juga mengingatkan semua jemaah, berakhirnya Maulid Arbain bukan menyurutkan semangat untuk mencintai Rasuullah Saw, namun ustru semakin meningkat termsuk silaturahim antarjemaah harus terus dilakukan.
Bencana dalam Nikmat
Hakikat Alhamdulillah
Mazta El-Khair Sumut Gelar Maulid Bulanan Nabi Muhammad Saw
Maulid Nabi Muhammad Saw Mazta El-Khair, Ustaz Fery : Kelahiran Nabi Muhammad Saw Nikmat Terbesar
MDTA Nurul Hijrah Peringati Maulid Nabi Muhammad