Santri se-Sumut Ikuti Seleksi Debat Bahasa Arab dan Inggris, Menuju MQKN 2025

Gustan Pasaribu - Selasa, 05 Agustus 2025 20:35 WIB
Santri se-Sumut Ikuti Seleksi Debat Bahasa Arab dan Inggris, Menuju MQKN 2025
dokumenanalisamedan.com
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Seleksi Debat Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi para santri dari berbagai pondok pesantren se-Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari secara daring, mulai Senin, 4 Agustus 2025, dan dibuka secara resmi di Ruang Sidang Kanwil Kemenag Sumut.

analisamedan.com -Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Seleksi Debat Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi para santri dari berbagai pondok pesantren se-Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari secara daring, mulai Senin, 4 Agustus 2025, dan dibuka secara resmi di Ruang Sidang Kanwil Kemenag Sumut.

Seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Musabaqah Qiraatul Kutub Nasional (MQKN) Tahun 2025. Total sebanyak 36 santri dari 13 kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi ini. Jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya melibatkan peserta dari 2 hingga 3 kabupaten/kota.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Dr. H. Muksin Batubara, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pengembangan kompetensi dan cita-cita para santri.

"Peran santri dalam sejarah dan pembangunan bangsa sangat besar, terutama dalam menghadapi tantangan dunia. Seleksi debat ini menjadi ruang pengembangan kemampuan bahasa sekaligus memperkuat kontribusi santri di ranah sosial keagamaan," ujar Muksin.

Ia juga menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing kini menjadi modal utama bagi para santri untuk menghadapi persaingan global, termasuk membuka peluang karier di luar negeri.

Ketua Tim Pondok Pesantren dan Ma'had Aly Kanwil Kemenag Sumut, H. Kamaluddin Siregar, S.Ag, MA menambahkan bahwa seleksi ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya mencetak bibit-bibit unggul yang akan mewakili Sumatera Utara di tingkat nasional.

"Pemenang dari seleksi ini akan dikirim ke Sulawesi Selatan untuk mengikuti MQKN Nasional pada Oktober mendatang. Semoga dari sini lahir santri-santri terbaik yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di ajang nasional," tutup Kamal.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru