Wamenag Apresiasi Kolaborasi Tokoh Agama Se-Sumut Jaga Kerukunan
Wamenag menyoroti masih adanya tantangan kerukunan di tingkat lokal, seperti sengketa rumah ibadah, penolakan kegiatan ibadah, hingga penyebaran ujaran kebencian di media sosial. Ia menegaskan pentingnya peran FKUB sebagai garda terdepan dalam merawat harmoni. "Moderasi beragama adalah strategi utama menjaga ketahanan sosial bangsa," tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data PKUB, Sumatera Utara memiliki pluralitas tinggi namun juga berpotensi mengalami gesekan berbasis SARA. Ia mencontohkan penyelesaian kasus rumah ibadah di Deli Serdang tahun lalu yang berhasil dimediasi FKUB. "Itu contoh baik yang harus terus direplikasi," tambahnya.
Wamenag mendorong FKUB untuk terus menginternalisasi narasi damai, menjadi penangkal hoaks dan propaganda ekstremisme, serta memperkuat sinergi lintas iman dengan pendekatan kearifan lokal. Ia juga menekankan pentingnya literasi digital di tengah masyarakat untuk mencegah penyebaran narasi sektarian.
Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera Ucapkan Selamat Milad ke-60 MW KAHMI
PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Sumatera Melalui Restorasi Lahan Kritis di Aceh Utara
Guru Agama Kristen SDN 105309 Rambung Baru Belum Dipanggil PPG, Dewan Pendidikan Deli Serdang Soroti Anggaran dan Kondisi Sekolah
Pengurus BKM Masjid Al Badar/Al Badar Center Periode 2026-2031 Dikukuhkan
Pasca Insiden di Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang