Wisata Dirgantara Bandara Internasional Kualanamu Destinasi Alternatif Liburan Keluarga
analisamedan.com - Sejak liburan akhir tahun anak sekolah, obyek wisata Dirgantara Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu di Desa Durian, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, ramai dikunjungi wisatawan lokal dari berbagai daerah dan menjadi destinasi alternatif liburan keluarga.
"Tiap hari ramai. Anak sekolah kan libur" ungkap Nendet salah seorang penjaga Pondok 'Mawar Rejeki' di kawasan Wisata Dirgantara kepada analisamedan.com, Sabtu (29/6).
Kawasan wisata Dirgantara yang berada di tepian dan batas pagar Bandara Internasional Kualanamu, menjadi destinasi alternatif yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dari luar daerah seperti, Kota Medan, Kabupaten Langkat, Binjai, Tebingtinggi dan Serdangbedagai (Sergai).
Saadatunnur salah seorang pengunjung dari Kabupaten Lngkat bersama keluarganya yang sengaja datang ke lokasi ini mengakui, sudah mengetahui lokasi wisata Dirgantara dari mediasosial. Sembari mengunjungi keluarganya yang dekat kawasan wisata Dirgantara menyempatkan untuk datang.
"Pernah tahu dari mediasosial. Di sini ada keluarga. Kebetulan dekat, jadi sekalian kemari," ungkapnya.
Menurutnya, suasana di kawasan wisata Dirgantara cukup menarik untuk wisata keluarga. Selain bisa menikmati pemandangan langsung mendarat (landing) dan terbang (take off) pesawat di Bandara Internasional Kualanamu dari pondok peristirahatan, sejumlah mainan anak-anak juga tersedia.
Jalan menuju kawasan wisata Dirgantara juga nyaman meski ada yang belum diaspal dan biaya masuk juga murah serta terjangkau dengan area parkir refresentatif.
Pengunjung lainnya Ramdani warga Kota Medan yang datang mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya masih kecil sengaja datang ke wisata Dirgantara. Ia sudah tahu kawasan wisata Dirgantara karena sebelumnya juga sudah pernah datang
"Ya Bang. Naik kereta (sepeda motor) bawa anak sama istri jalan-jalan. Dah tau. Udah pernah kemari juga," terangnya.
Kepala Desa Durian Supiadi ketika dikonfirmasi menjelaskan, kawasan wisata Dirgantara tersebut dikelola langsung masyarakat. Ada 5 pengelola pondok di kawasan wisata Dirgantara yakni, Pondok Wong Rame, Mawar Rejeki, Sugeng Rawo, Kualanamu Tengah dan Sedulur Jokowi.
Keberadaan Pemerintah Desa hanya memfasilitasi hal-hal administratif yang dibutuhkan serta berupaya mendorong Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui dinas terkait memberikan bantuan pendukung.
Supiadi juga berharap, Jalan Dirgantara yang panjangnya sekira 500 meter sampai titik kawasan wisata Dirgantara bisa tersentuh pengaspalan dari Pemkab Deliserdang. Akses jalan saat ini masih penimbunan pasir dan batu.
"Panjang jalan yang belum diaspal itu 500 meter. Kita berharap bisa segera diaspal," tandasnya.