Sumut Habiskan 2,1 Juta Ton Beras Per Tahun, Dinas Ketapang Gerakkan Diversifikasi Pangan
Ia menambahkan, Pemerintah tetap mempertahankan ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Maka pemerintah tidak akan pernah membiarkan masyarakatnya berjuang sendiri menghadapi harga-harga bahan pokok mahal. Pemerintah akan berusaha keras menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan.
"Pemprov Sumut akan terus melaksanakan operasi pasar dan membentuk tim Satgas pangan untuk mengendalikan harga, jika diperlukan. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Polda Sumut sebagai bagian dari satgas pangan Sumut untuk menghadapi potensi kenaikan harga yang berlebihan di lapangan," tuturnya.
Meski harga pangan mengalami kenaikan katanya , ia meyakinkan dengan data yang dimiliki, bahwa stok pangan Sumut aman. Tindakan preventif, seperti pembentukan pasar murah, akan diambil untuk meredam kenaikan harga dan menjaga ketersediaan pangan yang cukup untuk masyarakat.
"Meskipun harga beras melonjak menjelang hari besar, kenaikan tersebut bukan dikarenakan kurangnya stok pangan, melainkan terjadi mekanisme pasar yang mempengaruhi harga-harga bahan pangan," tutupnya. (gsp)
Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi
MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara
Rois PWNU Sumut Diganti, Ini Sosok Penggantinya
UMA Tingkatkan Kapasitas ASN BPSDM Sumut melalui Implementasi Collaborative Governance
Pascagempa 5,6 SR di Aceh, KAI Divre I Sumut Pastikan Operasional Kembali Normal dan Jalur Aman