Detik-detik Mahasiswi Dirampok Driver Travel yang Ditumpanginya
analisamedan.com -Seorang mahasiswi di Medan dirampok oleh driver travel yang ditumpanginya, Kamis (26/1/2023).
Perampokan seorang mahasiswi berinisial RH (18) itu berlangsung dramatis hingga akhirnya RH diselamatkan petugas Jasamarga.
Kasus perampokan mahasiswi ini sudah dilaporkan ke Polresta Belawan dan pelaku sedang dalam pengejaran petugas.
Begini kronologi kejadian perampokan itu.
RH adalah Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Medan menumpang mobil travel dari Balige menuju Jalan Pancing Medan.
RH menuju Medan tempatnya kuliah berangkat sekitar pukul 10 Wib dari loket travel Balige menuju Medan. Dia naik mobil penumpang minibus Calya dengan penumpang berjumlah empat orang.
Baca juga : Jasad Santri di Madina Ditemukan Hanyut Sejauh 20 KM
Sampai di Pematangsiantar, mobil berkeliling dengan tujuan mencari penumpang hampir satu jam.
Satu penumpang turun di Pematangsiantar, sedangkan penumpang lainnya turun di daerah Amplas dan Padangbulan Medan.
Setelah penumpang turun di daerah Padangbulan Medan, tinggal RH yang berada di dalam mobil. Sopir meminta RH untuk pindah tempat duduk di sebelah sopir dengan alasan bisa menunjukkan alamat yang dituju.
RH mempertanyakan kepada sopir yang berinisial BS, "Kenapa harus masuk Tol Helvetia?"
BS memberitahukan agar lebih cepat keluar dari Tol H. Anif Pancing untuk menghindari kemacetan.
RH mengikuti saran BS tanpa rasa curiga. Saat akan memasuki pintu Tol KIM, BS keluar dari pintu Tol KIM dan mecari tempat sepi.
Baca juga : Santri Ponpes Musthafawiyah Madina Hanyut di Sungai
Kemudian dengan cara paksa dan ancaman bunuh BS mengikat kedua tangan RH dan kakinya menggunakan dua kabel charger HP dan safety bell mobil.
Tersangka kemudian meminta agar RH menyerahkan apa saja barang yang berada di dalam tasnya. BS mengambil handphone dan uang dari dalam dompet RH.
BS juga meminta untuk mengambil uang yang berada di ATM korban. Namun hal itu tidak terlaksana. Kemudian mobil memasuk tol KIM dan keluar di tol Belawan.
Diperjalanan, BS juga meminta agar korban meminta uang kepada keluarga untuk mentransfer kerekening RH.
RH menelpon teman sekampusnya agar ditransfer uang, tetapi teman yang diminta transferkan dana tersebut ATMnya bermasalah.
Mobil travel yang dikemudikan BS kembali lagi berbalik arah menuju pintu Tol Belawan. Beberapa menit setelah masuk Tol Belawan, BS memberhentikan mobil dipinggir jalan Tol jembatan Martubung.
Tak berapa lama, RH dan BS bernegoisasi dengan korban untuk pengambilan dana di ATM. Saat itulah petugas Patroli Jasa Marga melintas.
Petugas Jasa Marga merasa curiga dan mempertanyakan mobil minibus Calya tersebut kenapa berhenti. Sopir menjawab "tidak apa-apa, kami pacaran" dan BS langsung tancap gas.
Dengan rasa curiga, petugas tol mengejar mini bus tersebut dan berhasil menghentikan laju mobil dengan memepet ke tepi jalan.
Dua petugas Jasamarga turun. Saat petugas turun, BS pun turun dari mobilnya dan mengatakan tidak apa-apa.
"Kami hanya pacaran", jelas BS kepada petugas. Namun tiba-tiba korban keluar dari mobil dengan kedua tangan terikat dibelakang seraya minta tolong.
Petugas Jasamarga mengamankan korban. Saat itulah BS, driver travel itu meluangkan kesempatan melarikan diri dengan tancap gas.
Petugas Jasa Marga Tanjung Mulia menghubungi keluarga korban untuk datang menjemput RH dan siap membantu proses laporan Polisi.
Keluarga korban, H. Simanjuntak bersama Istri L.br Sinaga membawa RH melaporkan tindakan tersebut ke Polres Belawan bersama 3 orang saksi dari Petugas Jasa Marga Tanjung Mulia.
H. Simanjuntak menerangkan, pohaknya telah membuat laporan polisi dengan nomor STTPL/59/I/2023/SPKT/LAB.BLWN/POLDA SUMUT.
"Adik kami menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Ini tidak dapat dibiarkan, membuat psikisnya terguncang," terangnya.
"Pagi ini juga adik kami diperiksa dan dimintai keterangan oleh petugas Sat Reskrim Polres Belawan oleh Bripka Indra. Harapan kami, Polisi dapat segera menangkap pelaku ini agar tidak terulang kejadian yang sama dengan orang lain. Ini luar biasa jam 10 pagi berangkat dari Balige sampai jam 10 malam ditemukan," paparnya lagi.
"Saya berterima kasih banyak kepada jajaran Jasa Marga Tol Belmera terlebih kepada Jasa Marga Tanjung Mulia. Dan berterima kasih kepada jajaran Polres Belawan yang cepat merespon laporan kami. Kami juga akan membatu untuk memberi info lanjut mengenai pelaku," tutupnya.