Dari Mushola Terlantar ke Pusat Peradaban
Jajan Berkah memberi insentif Rp25.000 bagi anak-anak yang hadir sholat Maghrib, Isya, dan Subuh berjamaah. Kehadiran mereka dicatat dengan sistem absensi rapi.
Sembako Berkah memberikan satu tabung gas 3 kg dan 1 kg gula bagi pasangan suami-istri yang aktif sholat berjamaah mingguan. "Program ini bukan sekadar memberi, tetapi membangun kebiasaan. Dari anak-anak hingga orang tua, semua belajar bahwa berjamaah itu mendatangkan berkah," tutur Ustaz Soleh.
Ustaz Soleh paham, zaman sudah berubah. Ia memanfaatkan media sosial Facebook, Instagram, TikTok, hingga website resmi untuk menyiarkan setiap aktivitas mushola. Transparansi menjadi kunci. Ia bahkan memasang CCTV agar donatur bisa memantau langsung.
Hasilnya tak terduga. Donasi mengalir dari berbagai penjuru, bahkan dari orang-orang yang tak pernah berjumpa langsung. Lebih mengejutkan lagi, konten TikTok yang dikelolanya ikut menyumbang pemasukan untuk membiayai program-program kemasjidan. "Bermimpi itu tidak bayar, kenapa tidak? Asal diikuti aktualisasi, kesabaran, dan kemauan," ucapnya penuh keyakinan.
Alwashliyah Mitra Strategis Penguatan Perlindungan Anak
Muhammad Soleh Kembali ‘Nakhodai’ Alwashliyah Deliserdang Periode 2025-2030
Junaidi Malik : Sosok Soleh Masih Dibutuhkan Memimpin Alwashliyah Deliserdang
Ustaz Abdul Somad Ajak Masyarakat Deliserdang Coblos Pasangan Yusuf-Bayu, Puluhan Ribu Masyarakat ‘Banjiri’ Tabligh Akbar