HAGAF Antara Momentum Silaruhami dan Budaya Lokal Masyarakat Labura
Kegembiraan Masyarakat Rayakan Idul Firi
Sugiatmo - Sabtu, 29 April 2023 13:45 WIB
analisamedan/sugiatmo
Kegembiraan masyarakat saat mengikuti lomba menangkap bebek di sungai Gunting Saga. Lomba ini rangkaian dari acara Hagaf 2023
Namun sayang pada acara puncak acara yang berlangsung selama empat hari pada 26 April 2023 dibubarkan paksa oleh Polres Labuhanbatu dengan dalih acara mengakibatkan kemacetan lalulintas. Padahal acara itu adalah pemilihan raja dan ratu Sungai Kualuh. Raja dan Ratu Kualuh adalah simbol diacara Hagaf ini . Pemilihan Raja dan Ratu dilakukan oleh panitia dengan berbagai kriteria yang ditetapkan.
Namun acara pemilihan Pangeran dan Ratu dilakukan melalui siaran langsung di lini masa panitia tanpa diumumkan di atas panggung kehormatan.
Dari hasil wawancara dari berbagai narasumber,Hagaf ini pada awalnya dibentuk oleh masyarakat Gunting Saga. karena ada rasa khawatir orangtua kepada anak-anaknya yang mengunjungi tempat wisata yang jauh. Karena tempat wisata Gunting Saga sangat kecil, masyarakat setempat membuat acara yang disebut Hagaf (Hari Gembira Aidil Fitri).
Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiket KA Jarak Jauh Angkutan Lebaran di Sumut Terjual 93.080 Tiket
140 Personil Petugas Gabungan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran di Palas
Mudik via Kereta Api, Kadishub Sumut Berangkatkan 466 Pemudik dan 30 Unit Sepeda Motor ke Rantau Parapat
Pj Gubernur Sumut Lepas 66 Bus Mudik Gratis Membawa 2.500 Pemudik
Pelindo Berangkatkan 400 Pemudik Merayakan Idul Fitri 1445 H ke Kampung Halaman
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Komisi I DPRD Medan Minta Polisi Maksimalkan Pengawsan
Komentar